33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Program Kartu Tani Panen Keluhan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – DPRD terus melakukan pemantauan terkait dengan program kartu tani di Jateng. Hasilnya, ternyata banyak keluhan dan berbagai persoalan yang terjadi di daerah terkait program ini. Dewan menilai semua itu terjadi karena sosialisasi yang dilakukan Pemprov Jateng belum maksimal.

Sekretaris Komisi B DPRD Jateng, Messy Widiastuti mengaku, saat ini masih ditemukan masalah dalam perkembangan kartu tani. Bahkan, banyak petani yang belum dapat memahami secara utuh manfaat dan penggunaan kartu tani secara optimal. Padahal, program tersebut sebenarnya sudah bagus dan sangat ditunggu masyarakat Jateng yang banyak menggantungkan hidup dari bertani. “Kami terus melakukan monitoring di daerah, terkait dengan hasil dan perkembangan dari kartu tani,” katanya.

Ia menambahkan, banyak persoalan yang diketahui setelah ada monitoring langsung ke daerah. Ia mengatakan, pembelian pupuk menggunakan kartu tani sudah dimulai sejak April, tetapi masih banyak petani yang belum masuk ke dalam RDKK SIMPI dikarenakan pada saat pendataan awal, petani belum dapat memenuhi persyaratan, dan masih ada petani yang menolak untuk didata. Peran Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota sangat dibutuhkan untuk sosialisasi langsung kepada para petani yang masih belum paham pentingnya kartu tani. “Pendistribusian pupuk juga harus tepat sasaran jangan sampai ada kecurangan yang membuat harga pupuk menjadi mahal, hal itu akan sangat merugikan para petani kita,” tegasnya.

Anggota Komisi B DPRD Jateng Ikhsan Mustofa juga sering menerima keluhan yang datang dari para petani. Ia mengaku memang sulit bagi petani untuk menggunakan kemajuan teknologi ini. Tapi hal itu bukan menjadi masalah yang sulit untuk dihadapi. Saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Tegal, progres kartu tani belum final.

Saat ini, dari 100.082 petani yang ada di Kabupaten Tegal, 83.070 petani sudah terdaftar di Program Kartu Tani. Terdapat 7.569 kartu yang belum bisa dibagikan karena adanya NIK ganda, petani yang sudah meninggal, dan bukan petani yang mendaftar program tersebut. (fth/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Hasutan SARA Catut Nama Wiranto

JawaPos.com - Mereka yang suka mengembuskan isu anti-Tionghoa terus mencari bahan. Kalau tidak menemukan yang baru, hal-hal lawas diproduksi ulang. Misalnya, hoax tentang statement Wiranto...

Bongkar Peredaran Pita Cukai Palsu Rp 3,84 M

SEMARANG – Petugas Bea Cukai Jawa Tengah terus menggencarkan pengawasan terhadap peredaran pita cukai palsu dan rokok ilegal. Di 2017 ini, pihaknya berhasil mengungkap...

Manjakan Pejalan Kaki

TROTOAR di Jalan Veteran Kota Semarang baru saja dipermak. Selain fondasi taman yang dicat warna-warni, trotoar menggunakan konsep Portech Permeable Concrete yang bisa menyerap...

Bantuan Baru Tuntas Tahun Depan

SEMARANG - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan 6.400 alat tangkap pengganti cantrang untuk kapal di bawah 30 GT bagi nelayan Jateng. Hingga...

Jembatan Ambruk, Pemotor Terperosok ke Sungai

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Hujan deras yang mengguyur Temanggung menyebabkan jembatan di Desa Wonoboyo Kecamatan Wonoboyo ambruk karena tergerus arus sungai yang deras. Saat kejadian,...

Berpetualang 30 Hari Arungi Lautan Indonesia

  Bagaimana rasanya berpetualang selama 30 hari mengarungi lautan nusantara dengan menumpangi kapal bersejarah milik TNI AL, KRI Dewaruci? Haikal Rifat F bakal menjajal sebagai...