33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Program Kartu Tani Panen Keluhan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – DPRD terus melakukan pemantauan terkait dengan program kartu tani di Jateng. Hasilnya, ternyata banyak keluhan dan berbagai persoalan yang terjadi di daerah terkait program ini. Dewan menilai semua itu terjadi karena sosialisasi yang dilakukan Pemprov Jateng belum maksimal.

Sekretaris Komisi B DPRD Jateng, Messy Widiastuti mengaku, saat ini masih ditemukan masalah dalam perkembangan kartu tani. Bahkan, banyak petani yang belum dapat memahami secara utuh manfaat dan penggunaan kartu tani secara optimal. Padahal, program tersebut sebenarnya sudah bagus dan sangat ditunggu masyarakat Jateng yang banyak menggantungkan hidup dari bertani. “Kami terus melakukan monitoring di daerah, terkait dengan hasil dan perkembangan dari kartu tani,” katanya.

Ia menambahkan, banyak persoalan yang diketahui setelah ada monitoring langsung ke daerah. Ia mengatakan, pembelian pupuk menggunakan kartu tani sudah dimulai sejak April, tetapi masih banyak petani yang belum masuk ke dalam RDKK SIMPI dikarenakan pada saat pendataan awal, petani belum dapat memenuhi persyaratan, dan masih ada petani yang menolak untuk didata. Peran Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota sangat dibutuhkan untuk sosialisasi langsung kepada para petani yang masih belum paham pentingnya kartu tani. “Pendistribusian pupuk juga harus tepat sasaran jangan sampai ada kecurangan yang membuat harga pupuk menjadi mahal, hal itu akan sangat merugikan para petani kita,” tegasnya.

Anggota Komisi B DPRD Jateng Ikhsan Mustofa juga sering menerima keluhan yang datang dari para petani. Ia mengaku memang sulit bagi petani untuk menggunakan kemajuan teknologi ini. Tapi hal itu bukan menjadi masalah yang sulit untuk dihadapi. Saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Tegal, progres kartu tani belum final.

Saat ini, dari 100.082 petani yang ada di Kabupaten Tegal, 83.070 petani sudah terdaftar di Program Kartu Tani. Terdapat 7.569 kartu yang belum bisa dibagikan karena adanya NIK ganda, petani yang sudah meninggal, dan bukan petani yang mendaftar program tersebut. (fth/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Copet Spesialis Konser Dibekuk

SEMARANG – Pencopet lintas provinsi berhasil dibekuk aparat Polsek Semarang Tengah. Pelaku bernama Muhamad Rubetul Huda, 23, asal Surabaya. Dia diamanakan setelah beraksi dalam...

Jateng Wakilkan Tiga Sprinter

SEMARANG – Jateng mewakilkan tiga sprinter muda di tim Pelatnas Indonesia yang akan dipersiapkan menghadapi SEA Games Malaysia 2017. Ketiganya adalah Ahmad Aslan, Liviana...

Mirna Langsung Anggarkan Jembatan Kaliputih

KENDAL—Bupati Kendal Mirna Annisa terjun langsung meninjau Jembatan Kaliputih yang putus. Orang nomor satu di Kendal ini, meminta agar Dinas Pekerja Umum (DPU) Kendal...

Juru Parkir Liar Ditertibkan

KEBUMEN – Dianggap meresahkan juru parkir (jukir) liar ditertibkan tim gabungan. Tim gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan (Dishub) dan...

Selesaikan Pasar Kanjengan, Digelontor Rp 37 Miliar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Proyek pembangunan Pasar Kanjengan tahap II akan segera dilakukan. Kementerian Perdagangan telah menggelontorkan bantuan dana untuk kelanjutan pembangunan pasar tersebut sebesar...

Tak Perlu Beli Elpiji, Cukup Iuran Rp 5 Ribu/Bulan

Sumber gas rawa ditemukan di Desa Rajek, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Gas itu dimanfaatkan warga setempat untuk menyalakan kompor sebagai pengganti elpiji. Sudah ada...