33 C
Semarang
Sabtu, 11 Juli 2020

Ganjar Siap Kucurkan Rp 18 M

Kenaikan Penghasilan Anggota Dewan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Kalau anggaran sudah tak siapin. Begitu nanti itu (appraisal) selesai, sudah tak siapin. Ada tambahan di (APBD) Perubahan Rp 18 miliar,”

Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengisyaratkan menyetujui tambahan penghasilan anggota DPRD yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 18 tahun 2017. Pemprov telah menyiapkan anggaran Rp 18 miliar dalam APBD Perubahan 2017 untuk kenaikan pendapatan 100 anggota DPRD Jawa Tengah.

Menurut Ganjar kepada wartawan, kemarin, pencairan anggaran berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) dan akan dilakukan apraisal terhadap usulan kenaikan pendapatan. “Kalau anggaran sudah tak siapin. Begitu nanti itu (appraisal) selesai, sudah tak siapin. Ada tambahan di (APBD) Perubahan Rp 18 miliar,” katanya.

Ganjar mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari appraisal yang dilakukan Sekretariat DPRD. Perihal realisasi anggaran yang akan dicairkan, juga masih menunggu appraisal tersebut. Dia mengaku tidak mengetahui dengan detil berapa usulan kenaikan anggaran per item.

Menurut dia, tambahan pendapatan anggota dewan harus dikucurkan karena sudah menjadi amanat PP Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD. “Kalau PP, berat atau ringan harus dilaksanakan. Saya nggak menghitung berat ringan lagi, kalau sudah aturan apalagi selevel PP ya harus kita laksanakan,” tandasnya.

Hal tersebut menurut dia sama dengan saat aturan pengelolaan SMA/SMK diserahkan ke provinsi. “Saya nggak boleh bicara berat menggaji para guru. Pokoknya tinggal dilaksanakan, tinggal ngatur, pasti ada (anggaran) yang dikurangi dari yang lain,” ujarnya.

Sekretaris DPRD Jateng, Indra Surya menjelaskan, Pergub tersebut diharpakan bisa digedok bulan ini agar Oktober mendatang bisa diimplementasikan. “Kalau Pergub sudah jadi, maka hak-hak anggota dewan langsung dibayarkan. Jadi nanti dirapel mulai sejak disahkannya Perda sampai dikeluarkannya Pergub, kan Perda disahkan Agustus lalu,” terangnya.

Diharapkan, Pergub dapat lebih cepat dikeluarkan. Sebab sesuai amanah dari PP 18, pelaksanaan aturan yang baru itu harus mulai diterapkan maksimal tiga bulan sejak keluarnya PP yakni Juli 2017 lalu. Maka September ini Pergub harus sudah diterbitkan.

Indra mengatakan, sesuai PP 18, ada tiga poin yang dinilai membuat para anggota legislatif tersenyum.Yaitu kenaikan tunjangan transportasi, tunjangan komunikasi dan informasi, tunjangan  perumahan, serta kemudahan dalam penggunaan dana reses. Totalnya mencapai Rp 59 juta per bulan. Selama ini, anggota dewan menerima Rp 31 juta per bulan.

Indra juga menjelaskan, untuk tunjangan transportasi para anggota dewan dan pimpinan, sudah sepakat dan dikuatkan melalui Perda yakni tidak menggunakan kendaraan dinas melainkan diberikan dalam bentuk uang.

Untuk nominalnya, saat ini sedang dikaji oleh tim appraisal dari Undip Semarang, dan awal pekan ini sudah bisa diketahui. Jika mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) RI maka nominal tunjangan transportasi adalah Rp 17,5 juta per bulan. Tapi itu disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Tetapi pada taksiran draf pergub yang diajukan ke gubernur, nominalnya sejumlah Rp 18 juta peranggota per bulan.

Untuk tunjangan komunikasi dan informasi, terjadi kenaikan yang signifikan. Jika selama ini per anggota menerima sekitar Rp 9 juta per bulan, nantinya menjadi Rp 21 juta per bulan. Itu pun kepastiannya masih menunggu hasil kajian tim appraisal.

Mengenai tunjangan perumahan, selama ini per bulan Ketua DPRD menerima sejumlah Rp 27 juta, Wakil Ketua DPRD sejumlah Rp 25 juta, anggota Rp 20 juta. Sedangkan kenaikannya, menurut Indra, belum dapat diketahui karena masih menunggu hasil kajian tim appraisal.

Kemudian untuk reses yang digelar tiga kali setahun, sesuai PP 18, para anggota dewan tak perlu lagi membuat laporan pertanggungjawaban yang rumit. Mekanismenya, anggota hanya tanda tangan menerima uang selanjutnya penggunaan diserahkan masing-masing anggota. (ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Mangkrak dan Membahayakan

RADARSEMARANG.COM - KONDISI Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Citarum, Kota Semarang, memprihatinkan. Tidak terawatt. Banyak atap yang sudah hilang, besi yang berkarat dan...

Sudah Bentuk 350 Majelis Desa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Balon Gubernur Jateng, Sudirman Said-Ida Fauziyah terus melakukan terobosan untuk memenangkan Pilgub Jatang. Salah satunya dengan membentuk majelis desa. Sampai pertengahan...

Lebih Transparan dalam Pelaporan  

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang mempermudah pelaporan pajak melalui layanan Surat Pemberitahuan pajak Daerah Elektronik (E-SPTPD). Inovasi ini sekaligus sebagai...

12 Ribu Botol Air Suci Disemayamkan

MUNGKID—Rangkaian perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2561 BE/2017 sampai pada ritual penyemayaman air suci di altar Candi Mendut, Kabupaten Magelang. Air yang diambil...

Nuansa Islami di Pusat Perbelanjaan

SEMARANG – Berbagai kegiatan digelar masyarakat pada bulan suci ini. Tak ketinggalan pusat-pusat perbelanjaan yang menggelar rangkaian acara berisi kegiatan bernafaskan religi, salah satunya...

Salat Gerhana

RADARSEMARANG.COM - Ribuan orang mengikuti Salat Gerhana Bulan di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kota Semarang, semalam. Gerhana Bulan semalam yang dikenal dengan sebutan...