31 C
Semarang
Selasa, 1 Desember 2020

Buron Curanmor Ditangkap

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

WONOSOBO–Satuan Reskrim Polres Wonosobo berhasil menangkap buron pencurian motor, Pitono Amin, 24, asal Dusun Bakalan RT 2/RW 16, Desa Ropoh, Kecamatan Kepil. Korbannya, Fafan Efindi, 43, Dusun Pangempon RT 2/RW 10, Desa Surengede, Kecamatan Kertek.

Kasat Reskrim AKP Edy Istanto menyampaikan, kasus pencurian motor terjadi 8 Mei 2017. Tersangka Amin mencuri bersama temannya, Setyo. Pukul 23.00, kedua tersangka berboncengan menuju arah Temanggung untuk mencari sasaran. “Sesampainya di Kledung, mereka putar balik karena tidak menemukan sasaran.”

Dari Kledung, tersangka menuju wilayah Kertek. Nah, di Desa Surengede, tersangka berhenti di depan rumah Fafan Efindi. Di sana, tersangka melihat dua motor. Amin bertugas memetik motor. Sedangkan setyo menunggu di jalan.

AKP Edy menyampaikan, penangkapan Amin merupakan pengembangan kasus sebelumnya. Tersangka Setyo di tangkap pada 10 Mei 2017, pukul 15.30. Sedangkan Amin ditangkap di lokasi panggung dangdutan di Dusun Batursari Desa Banaran, Kecamatan Sapuran, ) pada 31 Agustus 2017, pukul 17.00. Setelah mencuri, tersangka Amin kerja di Batang. Tahu Setyo tertangkap, Amin tidak berani pulang. Nah, 3 bulan kemudian, Amin pulang ke rumah istrinya. Saat itulah kami ringkus.” Polisi juga mengamankan Honda Beat B6548 KWT milik tersangka dan kunci palsu berupa kunci T. Tersangka bakal dijerat pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 7 tahun. (ali/isk)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...