32 C
Semarang
Jumat, 25 Juni 2021

Seorang Dokter Segera Diadili

SEMARANG-Diduga menjadi pelaku penganiayaan, seorang dokter berinisial LW berurusan dengan hukum, kini sang dokter mendekam di jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saat ini, berkas perkaranya telah dilimpahkan penyidik Polrestabes Semarang ke penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang, Selasa (26/9).

Korbannya bernama Ishak Sugeng Santoso, warga Jalan Wanara Barat Nomor 714 Semarang. Dalam berkas perkara dijelaskan, korban mengaku telah mengalami penganiayaan hingga kedua matanya nyaris mengalami kebutaan. Korban juga mengaku dipukul terlapor (LW). Kejadian tepatnya pada 14 Agustus 2014  sekitar pukul 17.00 di toko milik Ishak Sugeng, kawasan MT Haryono.

Ishak menyebutkan, yang dialaminya bukan cuma penganiayaan, melainkan saat itu dokter LW juga datang membawa rombongan diduga hendak melakukan tindakan perampasan dan pencurian, sehingga masuk dalam rangkaian peristiwa pidana.

Kuasa hukum Ishak, John Richard Latuihamallo, menyebutkan, atas perbuatan dokter LW membuat mata kanan kliennya memar, berdarah, hingga menyebabkan penglihatan kliennya menjadi kabur, kepala sakit, berdampak tidak dapat menjalankan pekerjaannya untuk mencari nafkah bagi keluarga. Terkait pelimpahan berkas tersebut, dikatakan John, pelaku langsung dijebloskan ke ruang tahanan, ia berharap berkasnya segera disidang ke pengadilan.

“Penegakan hukum harus berjalan baik, jangan sampai penegak hukum pandang bulu, apalagi pelaku merupakan seorang yang memiliki profesi intelektual, yakni dokter. Semestinya memahami etika perilaku yang baik dalam masyarakat,” kata John menanggapi pelimpahan berkas perkara itu, Selasa (26/9).

Terpisah, Kasi Intelijen Kejari Kota Semarang, Tri Yulianto, mengaku telah menerima pelimpahan berkas perkara tersebut. “Yang jelas dalam waktu dekat berkasnya langsung kami kirimkan ke PN Semarang,” kata Tri singkat. (jks/zal)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here