33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Pengembang Mengerem Pembangunan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Pengembang perumahan khususnya kelas menengah dan keatas mengerem pembangunan. Hal ini seiring dengan belum stabilnya daya beli masyarakat.

Wakil Ketua Bidang Pertanahan DPD REI Jateng Wibowo Tedjosukmono mengatakan, sejak awal tahun hingga pertengahan September, penjualan rumah cukup fluktuatif. Hal tersebut terlihat dari beberapa pameran yang telah digelar.

Pada awal tahun hasil penjualan pada pameran cukup rendah, kemudian membaik di pertengahan tahun. Ini terlihat dari hasil penjualan di dua pameran yang mencapai 54 dan 60 unit rumah. Namun, pada Property Expo yang digelar pada 13 – 24 September di Mal Paragon, penjualan kembali merosot.

“Penjualan hanya mencapai 29 unit dari target 70 unit. Lesunya penjualan terasa tidak hanya di pameran. Biasanya para calon pembeli ini ada yang menindaklanjuti dengan datang ke lokasi, tapi sejauh ini masih belum terasa,” ujarnya disela penutupan pameran, kemarin.

Menurutnya, pasar properti yang kurang menggairahkan ini disebabkan oleh daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya membaik. Karena berbagai kemudahan sudah banyak diberikan, baik melalui kebijakan pemerintah maupun dari sisi promo pengembang.

“Kebijakan pemerintah sudah cukup mendukung, suku bunga KPR saat ini juga sangat rendah yakni 6,75 fix satu tahun, yang merupakan bunga terendah sepanjang sejarah. Namun kenyataannya belum mampu mendongkrak daya beli,” ujarnya.

Terkait dengan kondisi ini lanjutnya, banyak pengembang perumahan memilih untuk menahan diri melakukan pembangunan rumah. Ia berharap, dalam dua bulan yakni Oktober dan November penjualan bisa membaik. “Harapan kami untuk tahun ini ya di dua bulan tersebut, karena berdasarkan tahun-tahun sebelumnya, pada bulan Desember biasanya masyarakat tidak membeli rumah,” ujarnya. (dna/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pelangi Ramadan di Mal Ciputra Semarang

RADARSEMARANG.COM - MULAI 24 Mei–4 Juni, di atrium lantai dasar Mal Ciputra Semarang menyelenggarakan event Pelangi Ramadan, dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1439 H. Acara...

BRI Siap Kucuran Kredit Mikro Untuk Pekerja Informal

SEMARANG - Menindaklanjuti  nota kesepahaman dalam pembiayaan mikro perumahan untuk rumah swadaya bagi pekerja informal (pekerja berpenghasilan tidak tetap) PT Bank BRI siap untuk...

Deklarasikan Janji Kinerja 2018

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah menggelar apel dan deklarasi  janji kinerja 2018 di Kantor Wilayah Kemenkumham...

Gelar Operasi Katarak Gratis

KUDUS - Kegiatan Operasi Katarak Gratis (OKG) diselenggarakan program CSR Djarum Foundation bersama Kodim 0722 Kudus dan Yayasan Bina Netra (YBN) Yogyakarta, Minggu (1/10)...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Gedung Bagus, Pelayanan Harus Bagus

SALATIGA - Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kota Salatiga yang telah dibangun dengan baik diharapkan akan menunjang kinerja dan pelayanan dari pemerintah kepada masyarakat. Harapan...