33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Kenalkan Lingkungan Kampus

Mahasiswa Baru dari Aceh Hingga Papua

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

MUNGKID—Kemajuan dan perkembangan Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang sudah sampai ke seantero Nusantara. Hal ini terbukti dengan mahasiswa baru (maba) yang berasal dari Aceh hingga Papua.

Rektor UM Magelang, Ir Muh Widodo menyampaikan bahwa maba UM Magelang, berasal dari seluruh wilayah di Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya puluhan maba yang berasal dari Aceh hingga Papua yang hadir dalam acara PPK Masta.

“Ini menunjukkan bahwa UM Magelang yang berada di kota kecil telah meng-Indonesia,” kata Muh Widodo di sela-sela pembukaan Program Pengenalan Kampus dan Masa Ta’aruf (PPK Masta) 2017. Acara tersebut diadakan di dua tempat. Yakni, di Kampus 1 dan Kampus 2, sejak Senin hingga Rabu (25-27/9). Selain itu, juga ada materi fakultair yang diadakan satu hari di masing-masing fakultas.

“Kegiatan PPK Masta diadakan dalam dua tahap, yakni tahap 1 mulai hari ini (kemarin) hingga Rabu (besok), diikuti 942 maba. Sedangkan tahap 2 akan diadakan pada 1 Oktober, dengan peserta lebih dari 300 maba yang mendaftar setelah pelaksanaan technical meeting tahap 1,” kata Drs. Kanthi Pamungkas Sari, M.Pd, Ketua Panitia PPK Masta 2017 dalam laporannya.

Kanthi menambahkan, PPK Masta diadakan bukan sebagai ajang pelemahan mental mahasiswa dengan membawa atribut yang tidak relevan. Melainkan sebagai wadah untuk mengenalkan maba dengan lingkungan kampus beserta norma-norma yang berlaku. Sekaligus, untuk menumbuhkan kesadaran maba akan tanggungjawab akademik sesuai Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM).

Hal yang tak kalah penting lainnya, beber Kanthi, untuk memberikan pemahaman tentang wacana kebangsaan serta pendidikan yang mencerdaskan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan. Untuk itu, materi yang diberikan adalah tentang dinamika PTM yang unggul dan Islami, proxy war, wawasan kebangsaan dan radikalisme, serta organisasi kemahasiswaan. PPK Masta 2017 bertema Wujudkan Generasi Bangsa yang Unggul dan Islami Berlandaskan Semangat Bela Negara dan Ukhuwah Islamiyah. (sct)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pentingnya Soft Skill Bagi Lulusan SMK

RADARSEMARANG.COM - DUNIA kerja percaya bahwa sumber daya manusia yang unggul adalah mereka yang tidak hanya memiliki kemahiran hard skill. Tetapi juga piawai dalam...

Rukunkan Warga, Gelar Festival Budaya

MAGELANG–Untuk merukunkan kembali dan mempererat silaturahmi antarwarga Kampung Canguk, Nambangan, dan Candi, Kelurahan Rejowinangun Utara, Kota Magelang, Komunitas Seni Canguk Nambangan Candi (CNC) menggelar...

Aset KPRI MAS Capai Rp 9,4 M

DEMAK-Koperasi Pegawai Republik Indonesia Marsudi Ajineng Salero (KPRI MAS) yang dikelola pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Demak terus berkembang pesat. Kini, koperasi...

Terus Longsor, Empat Keluarga Diungsikan

WONOSOBO – Sedikitnya 4 keluarga warga Dusun Krakal Wetan dan Krakal Kulon Kecamatan Kejajar terpaksa diungsikan. Hal ini menyusul curah hujan masih tinggi dan...

Mudik Gratis, Kurangi Kemacetan

SEMARANG - Ribuan masyarakat di Jateng mengukuti mudik gratis ”Guyup Rukun Bareng BUMN 2017”. Para pemudik tampak semringah ketika berada di dalam bus dengan...

Sudah Menulis 182 Puisi

BERTA Kristina memiliki hobi menulis puisi. Gadis yang pernah menyandang Denok Kenang Kota Semarang 2016 ini telah memiliki karya puisi mencapai ratusan judul.   "Iya,...