4 Pegawai Tak Ikut Tes Urine Tanpa Keterangan

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – Sebanyak 144 orang pegawai maupun karyawan di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Semarang mulai unsur hakim ad hock, tindak pidana korupsi, hubungan industri, pidana umum, panitera, satpam hingga karyawan menjalani tes urine untuk memenuhi Surat Edaran Dirjenbadilum Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia, agar terbebas dari bahaya narkoba. Tes urine diadakan di ruang sidang utama, Senin (25/9).

“Hasil tes urine ini, paling lambat akhir tahun harus sudah dikirim ke MA. Sebenarnya 153 orang harus mengikuti tes ini, tapi yang hadir sebanyak 144 orang, karena 9 orang tidak hadir, alasannya 2 cuti haji, 1 cuti melahirkan, 2 izin opname di rumah sakit, dan 4 orang tanpa keterangan,” kata Kabag Umum PN Semarang, Puji Sulaksono.

Tes urine dilaksanakan usai kegiatan apel pagi. Satu persatu hakim diikuti panitera dan jajaran karyawan masuk ke toilet untuk pengambilan urine. Proses pengambilan urine tersebut dikawal ketat oleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Jateng.

Kasi Pencegahan BNNP Jateng, Jamaluddin Ma’ruf menerangkan, pemeriksaan urine terhadap jajaran hakim sudah pernah dilakukan sebelumnya. “Sejumlah pengadilan seperti Pengadilan Tinggi (PT) dan pengadilan di daerah sudah dilakukan tes urine,” katanya.

Terpisah, Humas PN Semarang, M Sainal mengatakan, tes urine terhadap jajaran hakim, panitera dan karyawan di lingkungan PN Semarang merupakan instruksi dari Mahkamah Agung.

“Tujuannya jelas, sebagai penegak hukum harus bebas dari penyalahgunaan narkotika. Harus clear dulu sebelum menangani persoalan narkotika maupun kasus hukum lainnya,” sebutnya. (jks/mg42/mg45/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -