33 C
Semarang
Selasa, 27 Oktober 2020

Rumah Pengusaha Bakpao Terbakar

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

MAGELANG–Rumah milik Rajimin, 60, pengusaha bakpao warga RT 08/RW 06 Kampung Tejosari, Kelurahan Magersari Magelang Selatan, Kota Magelang, Sabtu (23/9), pukul 15.15, ludes terbakar. Penyebabnya, diduga kompor gas berisi campuran solar dan bensin meledak. Rajimin dilarikan ke RSUD karena menderita luka bakar.

Saksi mata kejadian, Agung, 35, tetangga korban, menuturkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 15.15. Sore itu, Rajimin sedang bersiap memasak bakpao di depan rumah. Korban mulai menyalakan kompor gas berbahan baku campuran solar dan bensin. Sebelum kebakaran, kata Agung, Rajimin pernah mengeluh karena gas 3 kg sekarang sulit didapat. Karena itu, ia mencoba memasak menggunakan gas elpiji dicampur bensin dan solar.

Di dalam rumah, anak dan karyawan korban sedang menyiapkan adonan bakpao. “Tiba-tiba saya mendengar suara ledakan dan pas keluar, saya melihat bagian depan rumah Pak Rajimin sudah terbakar,” jelas Agung.

Melihat itu, saksi berteriak meminta tolong. Ia memanggil-manggil warga untuk membantu memadamkan api. Sore itu, angin yang berhembus cukup kencang, membuat si jago merah cepat menyambar bagian dalam rumah. Dua anak Rajimin dan dua karyawan pengusaha bakpao itu pun menyelamatkan diri, keluar dari dalam rumah. “Api merembet sangat cepat hingga membakar ke dalam rumah.”

Dwi Handayani, 25, putri Rajimin menuturkan, sebelum terjadi kebakaran, bapaknya tengah memasak bakpao menggunakan kompor berbahan baku campuran solar dan bensin. “Baru kali ini Bapak menggunakan kompor yang bahan bakarnya campur solar dan bensin. Biasanya pakai kompor gas. Tapi sekarang gasnya sedang sulit didapat,” kata Dwi di lokasi kejadian.

Dwi mengaku tidak tahu persis bagaimana rumahnya bisa terbakar. Ia hanya melihat api sudah membesar dan membakar ruangan dapur. Melihat api membesar, ia dan Samsul, 35, sang kakak, berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

“Ternyata, api tidak bisa padam. Kami berteriak meminta tolong warga kampung untuk membantu. Lalu, ada tetangga yang melapor ke pemadam kebakaran dan polisi. Tidak lama, petugas Damkar dan polisi datang membantu padamkan api,” kata Dwi.

Kapolres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo yang melakukan peninjauan langsung menjelaskan, ada 7 unit mobil Damkar (5 unit dari Kota Magelang dan 2 unit dari Kabupaten Magelang) diterjunkan ke lokasi kejadian. Petugas Damkar dibantu polisi dan masyarakat.

Sekitar 30 menit kemudian, api berhasil dipadamkan. Hari menegaskan, pihaknya langsung melakukan olah TKP untuk penyelidikan lebih lanjut. “Korban Bapak Rajimin, dilarikan ke RSUD Tidar karena mengalami luka bakar 60 persen.” Yang bersangkutan mengalami luka bakar di bagian kaki, tangan, dan sebagian badan atas melepuh.

Korban juga menderita kerugian material yang total nilainya belum bisa ditaksir. Selain rumah dan perabot masak yang terbakar, dua unit motor Kawasaki Ninja serta Suzuki Shogun juga ikut diamuk si jago merah. “Untuk faktor penyebab kebakaran, masih kami selidiki lebih lanjut. Meski dugaan sementara, kebakaran kemungkinan akibat tabung kompor yang meledak.” (cr3/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...