33 C
Semarang
Selasa, 20 Oktober 2020

Operator BRT Lalai Urus Uji KIR

Dirazia, Temukan SIM, STNK  dan Trayek Mati

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG- Petugas gabungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang dan Satlantas Polrestabes Semarang melakukan razia terhadap puluhan armada bus rapid transit (BRT) Trans Semarang, Minggu (24/9) petang, di shelter Jalan Pemuda, Semarang. Dalam razia itu, setiap armada BRT yang hendak berangkat dari shelter dipaksa berhenti hingga membuat para sopir tampak kebingunan  dan panik. Petugas pun memeriksa satu persatu kelengkapan surat, mulai surat izin mengemudi (SIM), STNK hingga uji KIR setiap kendaraan. Hasilnya petugas mendapati 11 armada BRT KIR-nya mati, 5 sopir SIM-nya kedaluwarsa, sebanyak 5 STNK bus mati, dan 3 izin trayek BRT yang juga mati.

“Operator Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang PT Minas Makmur Jaya dinilai lalai dalam melakukan kewajibannya dalam mengurus uji KIR dan perpanjangan trayek. Pasalnya, di jalan masih banyak ditemui armada BRT yang habis masa uji KIR atau uji kelayakan jalannya, sudah habis,” kata Plt Kepala BLU Trans Semarang Ade Bhakti kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia menerangkan, untuk BRT yang uji KIR-nya kedaluwarsa, langsung diminta untuk kembali ke garasi. Bus tersebut diizinkan jalan kembali, setelah uji KIR yang baru keluar. Atas temuan itu, ia mengaku akan memberikan teguran kepada pihak operator untuk segera mengurus kelengkapan uji KIR.

“Kami punya wewenang untuk menegur atau mengingatkan operator atas kelengkapan yang ada, apalagi komponen biaya untuk uji KIR sudah termasuk dalam komponen perhitungan Biaya Operasional Kendaraan (BOK),” tuturnya.

Disinggung terkait tindakan yang akan diberikan terkait 11 bus BRT Koridor V yang telat uji KIR, pihaknya mengaku akan meminta operator agar bus tersebut tidak boleh beroperasi, dan diharuskan untuk melakukan uji KIR secepatnya. Sementara untuk  sanksi kepada operator, dalam hal ini PT Minas Makmur Jaya yang dianggap lalai mengurus uji KIR dan perpanjangan trayek, yakni penundaan pembayaran BOK.

“Kelalaian ini sudah termasuk dalam kategori kelalaian atau wanprestasi terkait tanggungjawab operator untuk hal perawatan armada dan kelangkapan administrasi. Kami tidak akan membayar BOK 11 armada yang melanggar masa berlaku KIR tersebut, karena dinilai tidak layak jalan pada operasional 24 September ini,” tegasnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Muhammad Khadik, menambahkan, jika saat ini masih banyak keluhan masyarakat yang masuk terkait operasional BRT. Total sebanyak 171 keluhan terangkum sejak Juli hingga Agustus lalu, di mana pada Juli tercatat ada 114 keluhan dari masyarakat. Aduan disampaikan melalui hotline Trans Semarang, termasuk di sosial media, seperti twitter, instagram, facebook di @transsemarang serta dirangkum dari sejumlah media. “Kami menjawab keluhan pengguna jasa BRT atau masyarakat. Kami melakukan sidak dan diketahui ada 11 armada Trans Semarang yang sudah habis uji berlaku KIR-nya,” katanya.(den/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...