32 C
Semarang
Jumat, 18 Juni 2021

Misi Jinakkan Kuda Hitam

SEMARANGLaga lanjutan babak 16 besar Grup B akan kembali dilakoni tim PSIS Semarang. Senin (25/9) sore ini, tim berjuluk Mahesa Jenar ini akan melakoni laga tandang versus Persibat Batang di Stadion Moch Sarengat Batang.

Haudi Abdillah dkk dituntut untuk bisa mencuri poin atas Persibat demi mengamankan kans lolos delapan besar. Tidak mudah memang mengingat tim berjuluk Banteng Alas Roban akan bermain di hadapan publik mereka sendiri.

Selain itu, tim besutan Daniel Roekito saat ini juga sedang dalam tren positif. Di laga perdana, Kamis (21/9) lalu, Arif Budiyono dkk berhasil tampil mengejutkan dan mencuri tiga poin atas tuan rumah Persita dengan menang 2-1 di Stadion Singaperbangsa, Karawang.

“Sejak babak penyisihan grup lalu, Persibat mampu tampil sebagai kuda hitam. Mereka juga mampu menunjukkan tren positif hingga saat ini. Kami harus ekstra waspada,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Dalam lawatan ke Batang kali ini, PSIS sebenarnya juga memiliki modal berharga setelah berhasil start manis pada babak 16 besar dengan sukses mengamankan tiga poin kandang atas PSMS Medan lalu.

Semua pemain, kata head coach PSIS, Subangkit, juga tengah dalam kondisi yang prima. Subangkit ditemui terpisah kemarin mengakui tetap akan tampil terbuka untuk bisa mencuri poin atas Persibat.

“Kami lihat mereka tampil cukup kolektif dengan bola-bola panjang yang bagus. Namun di sisa waktu sebelum pertandingan kemarin, kami sudah siapkan strategi untuk menghadapi Persibat,” ujar Subangkit.

Dia mengatakan, lini tengah Mahesa Jenar menjadi sorotan ketika menjamu PSMS lalu. Minimnya kreasi serta terlambatnya transisi saat bertahan cukup membuat PSMS mampu mengembangkan permainan mereka.

“Namun di babak kedua, kami sudah mulai berubah. Dan di tengah kami masih memiliki banyak pilihan pemain. Ada M Yunus, Ruud Gullid, Ahmad Agung, Saddam Sudarma atau M Ridwan yang kemarin juga tampil bagus,” beber Subangkit.

Lebih lanjut Subangkit menambahkan, saat ini PSIS juga telah memiliki tiga tenaga baru yang bisa dimanfaatkan untuk melakoni babak 16 besar. Mereka adalah center bek Ali Khomaedi, full bek Nanang Wahyudi dan kiper Fajar Setya Jaya.

Ali Khomaedi adalah eks kapten Persekap Pasuruan. Kemudian Nanang Wahyudi sebelumnya bergabung bersama Madiun Putra. Sementara Fajar Stya Jaya adalah pemain asli Semarang yang sebelumnya juga pernah berkostum Mahesa Jenar.

“Sebenarnya kami ada dua nama lagi, yakni gelandang Andik Rahmad dan winger Ronal Sesmot. Namun saat ini ada aturan baru yang melarang pemain pindah lebih dari dua klub selama semusim. Jadi, mereka batal bergabung,” katanya. (bas/aro)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here