26 C
Semarang
Kamis, 10 Juni 2021

Tujuh Waduk di Jateng Mengering

SEMARANG – Bencana kekeringan masih melanda sejumlah daerah di Jawa Tengah. Meski begitu, pemprov memastikan kebutuhan air, terutama untuk pertanian, masih aman dan mencukupi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru), Prasetyo Budi Yuwono mengatakan, untuk kebutuhan pertanian masih aman. Saat ini volume air waduk di Jateng mencapai 1.074,78 juta meter kubik. “Sejumlah daerah memang kekeringan, tapi untuk lahan pertanian masih cukup aman,” katanya.

Ia menambahkan, jumlah itu ternyata di atas target pemprov sebesar 871,73 juta meter kubik. Data ini berasal dari 41 waduk di Jateng, yang terdiri dari 9 waduk besar, dan 32 waduk kecil. “Di Jateng sendiri sudah ada tujuh waduk yang mengalami kekeringan,” tambahnya.

Terkait embung, Prasetyo mengatakan, bahwa hingga kini telah dibangun 1.120 embung. Sedangkan untuk kebutuhan air, masih 20 persen dari target sebanyak 45 miliar meter kubik. Pihaknya terus berupaya agar pembangunan embung di Jateng bisa cepat terselesaikan. Karena Jateng merupakan salah satu daerah yang berbasis pertanian sehingga pembangunan embung menjadi perioritas. “Pembangunan embung di lokasi yang strategis, agar bisa memberikan manfaat dan bisa mengairi aliran pertanian di Jateng,” ujarnya.

Pembangunan embung dilakukan mengingat baru 20 persen air yang ditangkap dari hujan. Idealnya, 70 persen dapat ditampung untuk dimanfaatkan, seperti untuk bendungan, irigasi, industri, dan PLTA.”Rata-rata luas embung yang akan dibangun sekitar satu hektare. Diantaranya akan dibangun di Brebes, Wonogiri dan Tegal,” katanya.

Selain pembangunan, renovasi dan perawatan embung terus dilakukan. Selama ini kurangnya pasokan air menjadi masalah utama dalam sektor pertanian di Jateng. Salah satu penyebabnya karena minimnya waduk serta embung untuk penampung air. “Embung bisa menampung 200-300 juta meter kubik air, sehingga kebutuhan air sektor pertanian nantinya bisa diatasi,” tambahnya.(fth/zal)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here