33 C
Semarang
Selasa, 22 September 2020

Padukan Batik dengan Tren Western

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Kain batik yang biasanya dibuat dengan kesan glamour, coba ditanggalkan oleh desainer batik asal Semarang, Cornelia Meiriyani. Ia mencoba mengangkat orisinalitas batik yakni hanya dengan warna sogan yang dipadukan dengan tren dunia barat.

Kepada Jawa Pos Radar Semarang saat ditemui dalam sebuah acara fashion show belum lama ini, Cornelia mengatakan jika ia membuat 10 rancangan dan mencoba bermain dengan corak sogan yang identik warna gelap. “Saya coba pakai batik sogan karena nuansanya klasik. Selain itu dibuat pas di badan atau slimfit agar terlihat karakter pemakainya,” katanya.

Guna semakin menambah kesan berkarakter, dia pun tak bermain dengan banyak aksesoris yang menempel di batik. Kesan simpel namun sangat khas dengan jiwa pemakainya. “Pengamanan motif juga sederhana namun memiliki filosofi. Seperti motif tema Garbo Truntung, Kawung, dan Gethuk Lindri. Aksen garis pada motif yang kaku malah menambah kesan kuat motif karakternya,” tambahnya.

Ia mengaku jika dalam rancangannya kali ini mencoba keluar dari pakem yang ada. Yakni dengan memadukan model atau tren busana khas budaya barat pun dengan padu padan kain yang digunakan seperti brokat dan pile polkadot. “Untuk desainnya ada yang mengacu dengan tren barat. Harapannya tentu kain batik bisa lebih dikenal masyarakat internasional,” tuturnya.

Busana-busana itu cocok untuk acara pesta maupun kasual, dengan sasaran pasar semua kalangan, paduan antar batik dengan kain tile yang transparan, jumsuit,  potongan v pada bagian bawah hingga tanpa lengan ini juga bisa dipadukan dengan outer sehingga terkesan tertutup. “Walaupun pangsa pasarnya internasional, baju ini juga bisa dikenakan muslim atau wanita berhijab dengan paduan blazer ataupun, outer yang lainnya,” bebernya. (den/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Asah Kecerdasan Sosial Lewat Outdor Activity

TEMANGGUNG - Pembelajaran tidak hanya dilakukan di dalam kelas. Seperti yang dilakukan SMP Muhammadiyah Alternatif (Mutual) Kota Magelang dalam rangka menanamkan sikap sosial dan...

Ortu Pembuang Bayi Diburu

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pihak Polres Semarang masih mengejar pelaku pembuangan bayi perempuan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blondo Kecamatan Bawen. Kanit Reskrim Polsek Bawen...

Panik Dikejar Korban, Jambret Tabrak Mobil

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Seorang residivis yang baru keluar dari penjara, M Hisyam, 24, warga kelurahan Jenggot, Kecamatan Pekalonang Selatan, Kota Pekalongan menjadi bulan-bulanan warga...

Guru Besar dan Akademisi membahas Indonesia

SEMARANG - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Prof Muhibbin, berharap seluruh akademisi untuk bersama-sama menyadari pentingnya berperan aktif dalam merekatkan persatuan dan kesatuan...

Speak Up or Keep Standing Up

RADARSEMARANG.COM - PEMBACA pasti tergelitik dengan judul ungkapan Speak Up or Keep Standing Up. Jika kita terjemahkan secara harfiah ungkapan ini bisa diartikan berbicaralah...

Surabaya Pertama, Bali Berikutnya

Saya penasaran dengan kepeloporan Surabaya di bidang persewaan sepeda listrik Migo. Sambil menjemput cucu yang sekolah di Al Azhar International, saya mencari kantor pusat...