33 C
Semarang
Kamis, 13 Agustus 2020

Kritisi Tayangan Radio dan TV

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

TEMANGGUNG- Perkembangan media massa belakangan ini yang sangat cepat harus dibarengi dengan wawasan literasi media yang bagus. Apalagi dengan hadirnya internet membuat masyarakat bisa mengakses informasi dengan mudah.

“Masyarakat harus kritis terhadap isi media. Apapun medianya, baik TV, radio, media cetak dan lainnya,” tutur Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah M Rofiuddin dalam seminar Literasi Media di Kalangan Mahasiswa dan Ormas Temanggung di Aula U-Mart Temanggung, Jumat (22/9).

Ia menuturkan, fungsi dan wewenang KPID memang hanya pada media penyiaran, yakni TV dan radio. Menurutnya pengawasan terhadap isi siaran, tidak mungkin hanya dilakukan oleh Komisioner KPID Jawa Tengah saja, tentu harus ada peran aktif dari elemen masyarakat.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Muhammad Ngainirrichardl dalam kesempatan yang sama menuturkan, gerakan literasi media ini sangat penting. Literasi media merupakan satu perangkat perspektif, di mana kita secara aktif memberdayakan diri dalam penafsirkan pesan yang diterima dan cara mengantisipasinya.

“Dari situlah, kita harus melek media, harus cerdas dan kritis dalam bermedia,” ucapnya.

Mantan Pemimpin Umum (PU) Majalah Justisia Fakultas Syariah UIN Walisongo Semarang ini menerangkan, media mempunyai banyak fungsi. Di antaranya pendidikan, informasi, perekat sosial, kontrol sosial dan hiburan. “Saya berharap masyarakat bisa memanfaatkan media dengan baik. Bisa memilah dan memilih mana yang baik dan mana yang buruk,” ungkapnya.

Hadirnya media sosial (medsos) belakangan ini yang marak dan tidak bisa dielakkan. Ia meminta kepada para mahasiswa jangan mudah membagi berita atau informasi yang belum tentu jelas kebenaranya. “Jika mendapat berita atau informasi, cek dulu dari mana dan cek kebenaranya. Jangan sampai berita hoax (bohong) di-share begitu saja,” pinta pria asal Temanggung itu. (san/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Naikkan Hadiah Pemenang

PEKALONGAN–Pemkot Pekalongan menaikkan hadiah bagi pemenang dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Pelajar XXXII dan Umum XXVII Tingkat Kota Pekalongan tahun 2017. Kenaikan tersebut diharapkan untuk memotivasi...

Sebatas Dibuka Fungsional

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Jalan Tol Batang-Semarang dipastikan tidak bisa dioperasikan untuk arus mudik Lebaran tahun ini. Rencananya, tol tersebut hanya dibuka secara fungsional seperti...

Pemkab Siap Lelang Aset

KENDAL—Pemkab Kendal segera melelang sejumlah  aset tahun 2015 dan 2016. Saat ini telah dilakukan pencatatan barang yang telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) Penghapusan aset. Kabid...

BPN dan Tim Kurator Nyonya Meneer Digugat

SEMARANG- Setelah berhasil menggugat PT Nyonya Meneer hingga pailit, pengusaha asal Palur, Sukoharjo, Hendrianto Bambang Santosa, kembali menggugat empat instansi sekaligus, yakni Bank Pembangunan...

Ber-Islam dengan Santun

RADARSEMARANG.COM - NABI Muhammad SAW selalu mengajarkan dan memberi teladan kepada umatnya agar bersikap lebih santun dalam menyampaikan seruan kebenaran atau berdakwah. Beliau juga...

Terima Keluhan, Hendi Langsung Tinjau Pabrik “Berkutu”

SEMARANG- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Selasa (14/11) tiba-tiba mengarahkan kendaraannya ke sebuah pabrik pakan ternak di Kawasan Industri Candi Kota Semarang. Menggunakan mobil...