33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

145 Calon Kades Perebutkan 54 Jabatan

Desa Rawan Konflik Dimonitor

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

DEMAK-Sebanyak 145 calon kepala desa (Cakades) akan bersaing memperebutkan 54 lowongan jabatan kepala desa (Kades) di 54 desa yang tersebar di 14 kecamatan. Pilkades sedianya digelar 1 Oktober mendatang secara serentak.

Kabag Tata Pemerintahan Setda, Edy Suntoro mengatakan bahwa Pilkades tahap dua ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan kades di desa-desa yang masa jabarannya telah habis. “Kami berharap, Pilkades ini dapat sukses tanpa ekses,” katanya di sela deklarasi damai calon kades di Pendopo Kabupaten Demak, Jumat (22/9) kemarin.

Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa dengan dilihat dari jumlah cakades dan jabatan yang akan diisi tersebut, maka peluang kalah yang diderita calon lebih besar, yakni 1 banding 3 (1:3). “Kalau siap, maunya semua menang. Tapi, kalau yang siap kalah memang sulit. Jadi semua pihak, utamanya calon dan pendukungnya harus siap kalah dan selalu menjaga stabilitas keamanan dengan baik,” katanya.

Kapolres menegaskan, Kabupaten Demak sejauh ini menjadi barometer tingkat keamanan paling kondusif di wilayah Polda Jateng. Karena itu, jika terjadi gejolak, maka akan menjadi pertanyaan mengapa hal itu bisa terjadi.

“Karena itu, jangan sampai terjadi gesekan. Kami kawal semua tahapan yang dilakukan dalam Pilkades ini. Kalau ada yang memprovokasi untuk bertindak anarkis, maka harus siap berhadapan dengan petugas,” ujarnya.

Menurutnya, tingkat kerawanan dapat terjadi jika ada money politics. Kemudian, jika ada provokasi, panitia tidak netral, mobilisasi massa, kampanye hitam (black campaign) dan saat penentuan DPT.

Dandim 0716 Demak, Letkol Inf Agung Udayana juga berpesan jangan sampai terjadi gesekan hanya gara gara Pilkades. “Yang kalah harus bisa legowo,” ingatnya.

Menurutnya, selain money politics, kerawanan konflik terjadi bila ada gesekan antar pendukung, intimidasi, perusakan gambar, keterlibatan aparat dan penggelembungan suara. Karenanya, panitia Pilkades di tingkat desa maupun kecamatan dapat mengantisipasi masalah tersebut. (hib/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jaga Kerukunan di Tahun Politik

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Memasuki tahun politik, Wali Kota Yuliyanto berharap agar semua tokoh agama dan tokoh masyarakat bisa bersikap netral, meskipun setiap organisasi maupun...

Reses, Anggota DPRD Dimodali Rp 408 Juta

“Untuk tunjangan reses langsung ke anggota dewan bersangkutan sebesar Rp. 6,3 juta dipotong pajak. Kemudian, ada anggaran back up penyelenggaraan kegiatan reses seperti biaya...

Ratusan PNS Ikuti Tes Urine

UNGARAN–Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Semarang mengikuti tes urine yang dilaksanakan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng di Rumah Dinas Bupati...

Dewan Nilai Kurikulum Kebangsaan Masih Kurang

SEMARANG - Pendidikan Pancasila dan pendidikan terkait kebangsaan wajib dilakukan di sekolah, baik formal maupun nonformal. Mengingat, Pancasila merupakan dasar negara Indonesia perlu terus...

Anjing Pelacak Ikut Amankan Polres

MAGELANG-Jajaran kepolisian terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror. Apalagi pelaku teror mulai menyasar anggota polisi. Contohnya penyerangan ke pos polisi di Tuban...

Berani Berinovasi dan Berbeda

RADARSEMARANG.COM - Perjalanan karier memang tak selalu mulus. Jatuh bangun pun sempat dialami oleh Tony Winarno selama lima belas tahun berkecimpung di bidang logistik....