33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Jateng Diusulkan JadiTuan Rumah ASG

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Jateng dinilai sukses dalam menjalankan gelaran Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV/ 2017. Dengan jumlah anggaran yang tidak terlalu banyak dari pusat, Jawa Tengah sebagai panitia mampu menjalankan event dua tahunan ini dengan lancar.

Dalam acara penutupan Popnas  XIV/2017, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot Sulistiantoro Dewabroto, mengatakan, selain sukses penyelenggaraan, Jawa Tengah juga memberikan contoh kepada semua provinsi akan makna sportifitas. Jawa Tengah tidak memaksakan diri untuk menjadi juara, meskipun sebenarnya Jateng memiliki potensi.

”Dengan melihat kesuksesan ini, kami pemerintah pusat mengusulkan Jawa Tengah untuk menjadi tuan rumah Asean School Games,” ujar Gatot sembari menambahkan agar kegiatan tidak semuanya terpusat di Jakarta.

Dalam kesempatan ini, Gatot juga menyampaikan bahwa pemerintah sudah mulai memberikan perhatian kepada para atlet dengan mengupayakan atlet berprestasi bisa masuk perguruan tinggi unggul melalui jalur khusus.

”Sehingga berbanggalah adik-adik semua yang menjadi atlet, menjadi pahlawan setiap provinsi kalian masing-masing. Karena pemerintah mulai care. Kami telah memikirkan, dengan catatan kalian berprestasi sesuai yang diharapkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Jateng Urip Sihabudin, mengapresiasi capaian Jateng yang mampu meraih peringkat tiga, atau naik satu peringkat dibanding pada Popnas tahun lalu. Meskipun demikian, ujar Urip, akan ada evaluasi capaian prestasi mengingat Jateng belum memenuhi target yang telah ditetapkan.

”Ya memang ada yang di luar perkiraan kita. Seperti takraw yang di kejurnas kita juara umum, di sini kita justru kalah. Padahal pemain dan lawannya sama. Nah ini ada apa, itu yang akan menjadi evaluasi kami,” ujar Urip saat ditemui di acara penutupan gelaran Pekan Olahraga Pelajar yang diikuti semua provinsi di Indonesia ini.

Mengenai hal ini, urip menambahkan, akan ada pembinaan khusus untuk meningkatkan prestasi atlet Jawa Tengah, mengingat akan ada banyak kejuaraan yang akan dihadapi para atlet Jateng. (cr4/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tarik Pungli Prona, Kades Ditangkap

SEMARANG - Kepala Desa Manggis Kecamatan Sirampong Kabupaten Brebes diamankan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Ditreskrimsus Polda Jateng. Kades bernama Mudhakir ini...

Sudah Berusia 111 Tahun, Masih Terawat dengan Baik

Kawasan Kota Lama Semarang menyimpan banyak bangunan tua bersejarah. Salah satunya Kompleks Kesusteran Gedangan St Fransiskus milik Yayasan Marsudirini dan Kanisius di Jalan Ronggowarsito....

Dua Ibu Negara Tak Disangka

Setidaknya ada tiga ‘tidak disangka’ terjadi awal minggu ini. Yang kedua: tidak disangka telah terjadi persaingan seru dua wanita cantik. Siapa yang lebih cantik. Ibu...

Shelter Taman KB Segera Dibongkar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG –  Dinas Perdagangan Kota Semarang meminta agar pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Taman KB Jalan Menteri Supeno segera persiapan untuk mengosongkan shelter...

Spektra Targetkan Transaksi Rp 4 M

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Tingginya minat masyarakat menggunakan perusahaan pembiayaan, dimanfaatkan oleh Spektra dengan menggelar event Spektra Meriah Nusantara di Java Mal Semarang mulai Selasa...

Ujian di Kampung Mantyasih

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Sejarah dan budaya yang ada di Kampung Meteseh (Mantyasih) Kelurahan Magelang Kota Magelang selama ini, menarik minat mahasiswa Institut Seni Indonesia...