33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Angkat Potensi Desa Wisata yang Belum Tergarap

Melongok Grebeg 1000 Tumpeng Desa Ngropoh Kranggan

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

Banyak cara dilakukan untuk memromosikan wisata desa. Warga Desa Ngropoh Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung menggelar ritual Grebeg Sewu tumpeng untuk menyambut 1 Muharam 1439 Hijriyah. Seperti apa?

WONG AKHSAN, Temanggung

Kamis (21/9) sekitar pukul 07.30 WIB, ribuan warga sudah memadati halaman Balai Desa Ngropoh Kecamatan Kranggan. Warga berbaris dengan membawa tumpeng beserta lauk pauknya.

Mereka kemudian melakukan kirab dengan berjalan kaki dari halaman balai desa menuju Lapangan Gumuk Sembung yang jaraknya sekitar 200 meter. Sesampai di lapangan, sejumlah tumpeng besar diletakkan di atas panggung utama. Di sekitarnya duduk para perangkat desa dan tamu undangan dari Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Kranggan.

Sementara warga, duduk lesehan saling berhadapan di lapangan.

Salah satu pemuka agama Islam Kiai Kastolani lantas memimpin bacaan tahlil dan mengajak berdoa bersama. Setelah doa bersama, tumpeng dimakan bersama-sama.

Panitia Grebeg Sewu Tumpeng 2017 Waluyo menuturkan, kegiatan ini diikuti sekitar 3000 warga dari 12 dusun. Warga sejumlah desa tetangga juga ikut menyemarakkan acara ini. “Jadi, dengan pengunjung bisa mencapai 4.000 lebih,” kata Waluyo.

Kepala Desa (Kades) Ngropoh Haryono mengatakan, setiap menyambut 1 Muharam, biasanya warga menggelar selamatan sendiri-sendiri di kampungnya. Tapi dalam beberapa tahun terakhir kegiatan dilakukan serentak dan dijadikan satu titik di lapangan desa, supaya syiar dan gaungnya lebih terasa.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan kebersamaan antar warga semakin meningkat, nilai gotong royong bisa terus terpelihara. Kegiatan ini, sekaligus untuk mendukung keberadaan Desa Ngropoh sebagai desa wisata yang belum lama ini di-launching Pak Bupati,” ucapnya.

Haryono menegaskan, dengan kegiatan Grebeg Sewu Tumpeng ini, diharapkan kegiatan wisata Desa Ngropoh lebih terangkat lagi. Potensi wisata di desa ini cukup banyak. Mulai dari arca, yoni, makam, embung, air terjun, kuliner durian dan lainnya.

“Jujur selama ini, potensi yang kita miliki belum semuanya bisa tergarap dengan baik. Karena, masih terkendala Sumber Daya Manusia (SDM), juga kurangnya dukungan finansial. Saya berharap, dengan gotong royong dan kebersamaan warga, ke depan pengembangan wisata desa kian membaik,” harapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Temanggung Woro Andijani mengatakan, kegiatan menyambut 1 Muharam seperti ini memang sebuah potensi yang hampir dilakukan di setiap desa di Temanggung. “Ini suatu potensi yang harus dikembangkan untuk meningkatkan kunjungan wisata, meskipun wisata lokal,” ungkapnya. (*/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kunjungan Pansus Pajak Hotel dan Restoran

SEMARANG - Panitia Khusus (Pansus) Perubahan Peraturan Daerah Tentang Pajak Hotel,Pajak Restoran dan Pajak Hiburan DPRD Kota Semarang, melakukan tinjauan ke beberapa objek pajak....

Anak Muda Jangan Sibuk dengan Gawai

SALATIGA - Generasi muda Islam hendaknya menyibukkan diri dengan hal-hal positif seperti mempelajari Alquran, jangan hanya sibuk dengan gawai saja. Kedekatan generasi muda dengan...

Kecelakaan, Anggota PPK Tingkir Tewas

SALATIGA – Kecelakaan tragis terjadi di jalan Soekarno – Hatta, tepatnya depan rumah Makan Elangsari Kelurahan Cebongan Kecamatan Argomulyo, Senin (13/3) sekitar pukul 20.30...

Silaturahmi

RADARSEMARANG.COM - Marcomm Manager Harris-POP! Hotels & Convention Solo Ery Fibriani (kanan) berfoto bersama General Manager Jawa Pos Radar Semarang, Riyadi saat berkunjung ke...

Pelajar Ziarahi Makam Giri Kusumo

DEMAK-Selain belajar, berbagai upaya dilakukan pelajar menjelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Di antaranya, melakukan ziarah ke makam para wali. Sebagaimana dilakukan siswa-siswi ...

Sertijab Dirut PTPN Disambut Demo

SALATIGA - Ratusan karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja Perkebunan PTPN IX melakukan aksi unjuk rasa menghadang acara pelantikan direktur utama di Banaran, Kamis...