32 C
Semarang
Jumat, 25 Juni 2021

Tower SUTET Jalur Utara Jawa Dikebut

PLN Investasikan Dana Rp 15 T

SEMARANG – Pembangunan sektor ketenagalistrikan yang dicanangkan pemerintah dengan Program 35.000 Mega Watt (MW) terus dikebut oleh PT PLN (Persero). Salah satunya dengan dimulainya pembangunan jalur SUTET 500 KVJalur Utara Jawa, Ungaran –Batang sebanyak 209 tower, dengan investasi dana Rp 15 triliun.

Keseriusan PT PLN dalam penyediaan tenaga listrik ini ditunjukkan dengan dilakukannya peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan SUTET 500 KV di lokasi Tower 11 di Desa Gebugan Kecamatan Bargas, Kabupaten Semarang, kemarin. Peletakan batu perta,a dilakukan General Manager PLN Unit Induk Jawa Bagian Tengah II (UIP JBT II) Amihwanuddin.

General Manager PT PLN UIP JBT II Amihwanuddin menjelaskan SUTET 500 KV Jalur Utara Jawa ini akan dibangun melintasi 21 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah sampai Jawa Barat. Jaringan ini akan terkoneksi dengan jaringan listrik Jawa-Bali yang akan mensuplai tenaga listrik di berbagai wilayah khususnya untuk Jawa Tengah.

Jaringan SUTET 500 KV ini akan mejadi tulang punggung sistem kelistrikan Jawa-Bali yang akan mengevakuasi daya listrik yang nantinya akan dihasilkan oleh pembangkit-pembangkit listrik yang saat ini juga sedang dalam tahap pembangunan. Untuk merealisasikan proyek 35.000 MW dari pemerintah ini bukan saja pembangkit listrik yang dibangun, tetapi harus selaras dengan ketersediaan jaringan transmisi dan Gardu Induk.

“Tugas kami di PLN UIP JBT II ini adalah melaksanakan pembangunan Transmisi dan Gardu Induk untuk Jalur Utara Jawa ini tepat waktu. Sehingga pada saatnya pembangkit listrik beroperasi, daya listrik dapat dievakuasi menuju ke pusat beban pada pelanggan,” tambah Amihwahnuddin di sela sela peletakan batu pertama di Desa Gebukan Kabupaten Semarang, Rabu (20/9).

Di tempat yang sama, Sih Riyanto Manajer PLN UPP 3 Semarang menjelaskan pembangunan SUTET 500 kV ini akan dibagi dalam beberapa section mulai dari Section 1 (TanjungJati – TX), Section 2 (Ungaran-Batang), Section 3 (Batang-Mandirancan 1), Section 4 (Batang-Mandirancan 2), Section 5 (Mandirancan-Indramayu) dan Section 6 (Indramayu-CibatuBaru). Seluruh section ini nantinya menghubungkan pembangkit listrik dari PLTU TanjungJati, PLTU Batang, PLTU Indramayu sampai dengan GITET Cibatu Baru.

Secara teknis, tapak tower yang akan dibangun untuk SUTET 500 KV memerlukan lahan 784 m2, sesuai dengan tipe tower nya dengan ketinggian sekitar 50 m. Jarak antar tower SUTET sekitar 450 m.

Sehari sebelumnya PLN juga telah memulai pembangunan GITET Cibatu Baru di kawasan industri Deltamas, Bekasi Jawa Barat yang juga akan mendapatkan suplai listrik dari jalur SUTET yang akan dibangun. “Ini menjadi bukti keseriusan dan komitmen PLN dalam mensukseskan program 35.000 MW bersama dengan Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder secara bersama-sama dari pelayanan sektor ketenagalistrikan,” jelasnya.

Sementara itu Direktur PT Karya Mitra Nugraha Permadi Kusuma selaku pelaksana pembangunan proyek mengatakan, sangat berterimakasih karena proses pembebebasan lahan untuk 209 tower Ungaran-Batang. Kami berharap pembangunan proyek ini dapat selesai Februari 2019 dan dapat segera dioperasionalkan.

“Proyek ini nantinya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat di Jateng. Selain itu juga bagi para investor, karena untuk menanamkan saham yang pertama kali ditanyakan investor soal ketersediaan listrik,” tambahnya. (tya/ric)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here