33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Siapkan Kartu Identitas Penyandang Disabilitas

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SEMARANG- Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang tengah menyiapkan kartu identitas bagi para penyandang disabilitas.  Hal ini seperti yang diamanahkan dalam UU Nomor 8 Tahun 2016, bahwa para penyandang disabilitas harus memiliki kartu identitas.

Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Tommy Yermawan Said, mengatakan, pihaknya sedang mendata penyandang disabilitas yang ada di Semarang. “Melalui forum ini kami jadi tahu berapa banyak, dan itu tidak harus masyarakat yang miskin. Tapi semua penyandang disabilitas akan diberikan kartu indentitas tersebut. Karena ini merupakan tanggung jawab kami,” jelas Tommy saat diskusi bertema “Kebijakan yang Responsif terhadap Penyandang Disabilitas di Kota Semarang,” yang digelar Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) di Gedung Moch Ihsan, komplek Balai Kota Semarang, Rabu (20/9).

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah Organisasi Penyandang Disabilitas (OPD), 18 organisasi perangkat daerah, serta lembaga pemerintahan di Kota Semarang. Forum yang baru kali pertama digelar itu diharapkan bisa mempererat komunikasi antara OPD dengan Pemkot Semarang.

“Harapannya, semoga para OPD yang ada di Kota Semarang dapat terus berkomunikasi dengan kami. Agar kami tahu apa saja yang menjadi kebutuhan mereka, sehingga pemerintah dapat memberikan pelayanan tersebut meskipun melalui sebuah proses,” harap Tommy.

Salah satu penyandang disabilitas sekaligus anggota Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Jawa Tengah, Susi, mengatakan, adanya kartu identitas ini memberikan semangat baru bagi para penyandang disabilitas agar bisa menikmati pelayanan publik dengan nyaman.

“Kami sangat mengapresiasi dan bersyukur juga kalau pemerintah sangat responsif dengan hal ini. Kartu ini memang sangat kami butuhkan untuk mendapatkan hak-hak kami, karena kami kadang sangat kesulitan untuk menyampaikan hak kami dengan berbagai pihak,” ujarnya.

Ketua Paguyuban Difabel Sehati, Edi Supriyanto,
berharap kartu identitas tersebut tidak hanya digunakan untuk menunjukkan identitas yang bersangkutan sebagai penyandang disabilitas, tapi juga bisa berguna untuk mendapat jaminan kesehatan dari pemerintah.

Selain itu, kartu tersebut bisa terintegrasi dengan berbagai layanan seperti rumah sakit, Bus Rapid Transit (BRT), dan lain-lain. Hal ini sebagaimana perkembangan teknologi sudah sangat memungkinkan. Tergantung penataan dan perhatian pemerintah setempat seperti apa.

“Sehingga tidak ada perlakuan diskriminatif bagi penyandang disabilitas. Saat ini di BRT sudah ada kursi khusus disabilitas, tempat duduknya juga diprioritaskan,” katanya.
(mg42/amu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Empat Kasus Pidana Dapat Remisi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebanyak 56 warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I, Kedungpane, Kota Semarang mendapatkan remisi khusus hari Natal 2017....

Usut Tuntas Pencurian Berkas di MK

SALATIGA - Kabar mengenai pencurian berkas dokumen gugatan pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK) mengejutkan banyak pihak. Termasuk warga Salatiga. Sebab sebelumnya sempat beredar kabar,...

Kunto Aji Puaskan Pengunjung Verve Bistro

SEMARANG - Tampil ekpresif membawakan setiap koleksi lagunya, Kunto Aji mampu memuaskan pengunjung Verve Bistro & Caffee Bar Semarang, dalam acara Grand Opening yang...

Menanamkan Pendidikan Akidah Islam pada Anak Zaman Now

RADARSEMARANG.COM - BUKAN hal yang mudah untuk menjaga, melestarikan, dan mempertahankan atau bahkan meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadapa Allah SWT. Sebagai orangtua memangku tanggung...

Aston Inn Gencarkan Branding Jelang Soft Opening

SEMARANG - Hotel Aston Inn Pandanaran Semarang yang akan segera melaksanakan Soft Opening di bulan Desember sudah mulai melakukan beberapa acara menjelang peresmian. Diantaranya...

Awal Tahun, Perkuat Literasi Menulis Guru

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Damayanti Putri salah satu peserta pelatihan penulisan artikel populer di media massa yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Semarang yang bekerjasama dengan...