33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Panggung Rohingnya Kumpulkan Dana Rp 70 Juta

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

MAGELANG – Krisis kemanusiaan yang menimpa kaum muslim Rohingya di Myanmar terus mendapat simpati dari berbagai pihak. Tidak ketinggalan pula Pemuda Muhammadiyah Kota Magelang.

Di tengah gejolak isu Rohingya yang dimaknai dengan berbagai pandangan, Pemuda Muhammadiyah mengekspresikan kepeduliannya dengan cara yang berbeda. Melalui acara yang bertajuk “Panggung Peduli Rohingya” yang digelar Sabtu(16/9) malam di halaman SD Mutual, Pemuda Muhammadiyah menggandeng berbagai pihak untuk turut dalam acara tersebut.

Di bawah langit malam yang tak beratap, ratusan mata penonton terpukau menyaksikan deretan pentas seni yang bertemakan Peduli Rohingya. Acara tersebut diawali dengan musikalisasi puisi dari guru SD Mutual, pentas pantomim dari Komunitas Pantomim Magelang dan Komunitas Tuli Magelang.

Tak hanya itu, ada pula konser musik religi dari rebana SMP Mutual dan SMK Muhammadiyah serta ditutup dengan aksi teatrikal dari teater Fajar Universitas Muhammadiyah Magelang. Sedangkan puncak acara adalah penggalangan dana peduli Rohingya. “Kegiatan ini semata bentuk aksi kepedulian kemanusiaan untuk saudara kita yang ada di Rohingya. Tidak ada unsur apapun kecuali hanya sebuah misi kemanusiaan atas tragedi Rohingya,” ungkap Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Magelang, M. Zuhron Arofi.

Hadir pula ketua dan sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang yang memberikan refleksi dalam acara tersebut. “Kejadian yang menimpa etnis Rohingya bukan hanya tragedi kemanusiaan biasa. Sebagai manusia yang mempunyai nurani, maka kasus yang menimpa etnis Rohingya tersebut menjadi keprihatinan bersama. Muhammadiyah selaku ormas besar ikut prihatin. Semoga dengan adanya kejadian tersebut, warga Muhammadiyah mampu mengasah kepeduliannya. Tidak sekadar doa. Namun setidaknya sedikit rupiahnya mampu membantu dan meringankan kebutuhan mereka,” tandas Ketua PDM Kota Magelang, H. Solichin.

Selain itu, sekretaris PDM Kota Magelang Yatino dalam refleksinya mengatakan bahwa kepedulian terhadap Rohingya bukan karena isu keagamaan. Namun dasar kemanusiaan itulah yang mendorong warga Muhammadiyah terpanggil untuk menyatakan sikap kepedulian terhadap tragedi yang menimpa muslim Rohingya.

Dalam aksi tersebut, terkumpul dana sekitar Rp 70 juta yang diserahkan secara simbolis oleh Ketua PDM Kota Magelang kepada Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah (Lazismu) Kota Magelang. Dana tersebut kemudian ditasyarufkan melalui Lazismu Jawa Tengah dan akan didistribusikan ke Myanmar langsung oleh Lazismu PP Muhammadiyah. (*/ima)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Guru Ngaji Terima Bantuan

MUNGKID— Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Magelang mentasyarufkan zakat dan sedekah Rp 145 juta di Kecamatan Pakis, kemarin. Mereka yang menerima program tersebut...

Grand Livina Sebabkan Kecelakaan Karambol

MAGELANG—Diduga akibat salah injak rem, Grand Livina nopol AA 8413 PA menabrak Toyota Inova H 8420 MG dan mengakibatkan tabrakan beruntun, Senin (28/8) sore,...

3 Pilar Garda Depan Harus Netral

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Seluruh anggota TNI-Polri dan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Magelang diminta netral dalam pilkada mendatang. “TNI-Polri dan ASN wajib hukumnya...

Pasca Pembangunan Infrastruktur, Tata Ruang Perlu Penyesuaian

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Tata ruang di Jateng dinilai perlu di review. Perlu dicermati kembali dengan perkembangan situasi sekarang dan beberapa tahun ke depan. Terutama...

Anak Panti Ceritakan Kehidupan di Asrama

SALATIGA - Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Persipda) Kota Salatiga menggelar acara dengan tema Ngabuburit Bareng Persipda. Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari, yani 7-8...

Mahasiswa UM Magelang Teliti Gojek

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Tiga mahasiswa  Prodi S1 Akuntansi FEB UMMagelang mengadakan penelitian tentang  Efektivitas Pengendalian Internal Moralitas dan Integritas terhadap Pencegahan Fraud yang merupakan...