33 C
Semarang
Selasa, 27 Oktober 2020

Kemenhub Gandeng Pihak Ketiga

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG – Kementerian Perhubungan melibatkan pihak ketiga dalam penyelenggaraan tujuh pilot project jembatan timbang.Hal ini sebagai upaya dalam mengkaji standarisasi jembatan timbang yang lebih layak dan ideal.

Plt. Direktur Pembinaan Keselamatan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Pandu Yunianto mengungkapkan, sejauh ini jembatan timbang ada, tapi pelanggaran juga masih terus berjalan. Salah satunya karena tidak ada efek jera bagi pelanggar, meski telah terbukti pengemudi melakukan pelanggaran.

“Kalau hanya ditilang, dia masih bisa melanjutkan perjalanan.Biaya tilang pun lebih murah daripada keuntungan dia melanggar muatan.Oleh karena itu perlu diberi efek jera,”ujarnya disela Sosialisasi Pilot Project Pengelolaan Jembatan Timbang, kemarin (20/9).

Menurutnya, efek jera bisa ditimbulkan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan tidak mengijinkan kendaraan yang melanggar untuk melanjutkan perjalanan, sebelum kelebihan muatan dipindah ke kendaraan lain.

Selama ditahan, kendaraan ditempatkan di kawasan khusus jembatan timbang dan dikenai biaya tambahan.Bisa per hari atau bahkan perjam untuk biaya tambahannya.Namun demikian, belum semua jembatan timbang memiliki fasilitas tersebut.Oleh karena itu perlu lakukan kajian.

“Bagaimana standar ideal jembatan timbang yang baik kedepannya, apakah lokasi jembatan timbang saat ini masih layak jika dikaitkan dengan perkembangan wilayah, Kota, dan jalan?Hal ini perlu dikaji,”ujarnya.

Dari 141 jembatan timbang yang ada, lanjutnya, 26 yang dioperasikan, dan tujuh diantaranya dijadikan pilot project bersama dengan pihak ketiga.Yaitu  Losarang, Wanareja, Widang, Widodaren, Seumadam, Sarolangun, Senawar Jaya.

Ia menambahkan, terdapat tiga fungsi jembatan timbang. Yaitu fungsi pengawasan, pencatatan dan penindakan. Fungsi pengawasan dan pencatatan akan dilakukan oleh pihak ketiga. Sedangkan fungsi penindakan tetap dilakukan oleh petugas jembatan timbang dalam hal ini PPNS. Dengan pola ini, pengelolaan Jembatan Timbang tetap dikomandani oleh Kepala Jembatan Timbang, sedangkan pengoperasiannya dilakukan bersama sama dengan pihak ketiga.

Diharapkan dengan pilot project ini nantinya dapat dihasilkan rekomendasi untuk menyusun bagimana konsep SOP (Standar Operasional Prosedur) pengelolaan Jembatan Timbang yang ideal.

“Kalau sudah dihasilkan SOP, nanti desain dari jembatan timbang ini akan seperti apa, luas area yang dibutuhkan berapa, jenis fasilitas yang dibutuhkan apa saja. Termasuk juga mengevaluasi lokasi Jembatan Timbang, apakah masih layak, masih sesuai. Kalau tidak sesuai apakah harus ditutup atau harus direlokasi,”ujarnya.(dna/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...