33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Hanya Jadi Konsumen, Penulisan Jurnal Ilmiah Perlu Didorong

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SEMARANG – Penulisan jurnal ilmiah oleh para dosen dan peneliti harus terus didorong oleh Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) ataupun universits itu sendiri dengan memperbanyak pelatihan bagi para dosen ataupun akademisi. Hal ini bertujuan agar karya para akademisi bisa terindeks dalam jurnal nasional ataupun internasional.

Ketua Forum Pengelola Jurnal Management (PPJM) Moh Khoruddin mengatakan, perlu adanya dorongan dari unversitas dan pemerintah untuk mengadakan workshop terkait penulisan jurnal ilmiah. Tujuannya agar bisa menghasilkan jurnal ilmiah yang layak terindeks di jurnal internasional.

“Pelatihan harus diperbanyak, dengan begitu akan muncul jurnal ilmiah yang berkualitas dari dosen,” katanya usai Workshop Riset Management, Call for Paper and Coaching Clinic Manuscript di Hotel Grand Edge, kemarin.

Minimnya penulisan jurnal yang terindeks internasional, kata dia, lantaran Indonesia hanya menjadi konsumen dari jurnal yang sudah ada. Pihak PPJM sendiri menginginkan agar Indonesia menjadi produsen, caranya dengan mengelola jurnal yang dihasilkan akademisi dari universitas di Indonesia. “Jurnal yang ada harus dikelola dengan baik dengan menjadi produsen,” tandasnya.

Dengan banyaknya pelatihan, lanjut dia, minimal jurnal ilmiah yang dihasilkan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Saat ini sudah ada 20 jurnal dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang sudah menyandang akreditasi nasional dan satu junral yang lolos indeks jurnal internasional. “ Tahapannya adanya banyak mulai dari administari, konten, format, konsistensi hingga tahapan penentuan,” tuturnya.

Ia mengaku saat ini banyak jurnal ilmiah yang hanya sekadar terbit, namun isi dari jurnal itu sendiri belum bisa dikutip ataupun dijadikan acuan bagi masyarakat. Semakin banyak dikutip oleh masyarakat, lanjut dia, jurnal ilmiah atau penelitian tersebut dianggap sangat penting dan bermanfaat.

“Dalam workshop ini ada 50 jurnal dari beberapa universitas di Indonesia yang masuk, kami akan mendorong dan dipetakan lagi jurnal mana yang bisa masuk di indeks internasional maupun akreditasi nasional,” bebernya. (den/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PGK Janjikan Pedagang Dapat Kios Bagus

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Empat orang saksi yang merupakan pedagang diperiksa dalam perkara penipuan yang menjerat Direktur PT Pagar Gunung Kencana, Sartono Sutandi, 73, dalam sidang...

OSIS SMK Teuku Umar Bagikan 200 Bingkisan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Sejumlah guru dan pengurus OSIS SMK Teuku Umar Semarang menggelar bakti sosial dengan membagi-bagikan sembako kepada masyarakat, Senin (7/5) kemarin. Sebanyak 200 bingkisan...

Siapkan Rute BRT Terminal Demak-Bandara A Yani

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pembangunan terminal tipe A Demak rencananya akan dimulai Maret mendatang. Anggaran awal digelontor Rp 3,5 miliar dari pemerintah pusat. Kepala Dinas Perhubungan Pemkab...

Gelar Lomba Karambol untuk Wartawan

SEMARANG – Star Hotel Semarang kemarin menggagas cara menarik untuk menunggu waktu berbuka puasa dengan menyelenggarakan lomba karambol. Kali ini, sebanyak 35 wartawan dari...

Pendaftaran Kaskus Kudus Half Marathon

Radar Semarang menerima pendaftaran peserta (pendaftaran offline) Kaskus Kudus Half Marathon, yang digelar 24 September 2017, di Alun-Alun Kudus. Biaya kategori 5K Rp.75.000,-; 10K...

Pembebasan Lahan Tol Seksi III 99 Persen

UNGARAN–Pembebasan lahan tol seksi III di ruas Bawen-Salatiga telah mencapai 99 persen untuk bidang. Sedangkan seksi IV ruas Salatiga-Boyolali yang melewati wilayah Kabupaten Semararang,...