33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

23 Kabupaten di Jateng Alami Kekeringan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

TEMANGGUNG– Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah bersama BPBD Kabupaten Temanggung melakukan droping air bersih di Dusun Dusun Keniten Desa Tepusen Kecamatan Kaloran Temanggung, Rabu (20/9) petang.

Wakil Gubernur (wagub) Jawa Tengah Heru Sudjatmoko bersama Bupati Temanggung Bambang Sukarno, Kepala BPBD Jateng Sarwa Pramana, Kepala BPBD Kabupaten Temanggung Agus Sudaryono turun langsung dalam droping air tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Temanggung Agus Sudaryono melaporkan, di Kabupatan Temanggung ada 40 dusun, 12 desa tersebar di 6 kecamatan. Dari sekian desa, yang paling parah adalah Desa Tlogopucang Kandangan

“Sampai saat ini, kami (BPBD Temanggung, Red) telah melakukan droping air sebanyak 250 tangki. Stok yang kita punya masih sisa 100 tangki, selain itu, juga masih ada 150 tangki bantuan dari gubernur,” ucap Agus di sela droping air, kemarin.

Kepala BPBD Jateng Sarwa Pramana menuturkan, di Jawa Tengah ada 23 kabupaten yang mengalami kekeringan. Dari sekian daerah tersebut, yang paling banyak droping air adalah Kabupaten Banyumas. “Sampai hari ini (kemarin, Red) kita telah melakukan droping air sebanyak 5.000 tangki,” ucapnya.

Sarwa membeber, untuk dana antisipasi kekeringan tahun 2017 di Provinsi Jateng tersedia Rp 42 miliar dan Rp 600 juta yang ada di BPBD Jateng. “Dana tersebut untuk mengcover  bantuan darurat, jika kabupaten/kota di Jateng mengalami kekurangan,” paparnya.

Wagub Heru Sudjatmoko menuturkan, bantuan droping air bersih ini sifatnya jangka pendek. Pemprov berpikir bantuan yang sifatnya berkelanjutan atau jangka panjang dengan pembuatan sumur resapan dan pipanisasi. “Kami meminta masyarakat untuk menanam pohon beringin yang bisa menyerap air banyak. Di pinggir-pinggir sawah atau di bibir sungai  bisa ditanami. Meski kemarau, dengan adanya tanaman itu, sumber air tetap ada,” ungkapnya. (san/lis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bangun Positivisme di Tengah Masyarakat

RADARSEMARANG.COM - TIDAK mengherankan jika besarnya pinjaman luar negeri Indonesia mudah digoreng menjadi komoditas politik dan menimbulkan polemik berkepanjangan. Betapa tidak, karena orang memakai...

Tim Gabungan Tertibkan Pelaku Balap Liar

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Ratusan warga yang tengah melakukan balap liar di Jalan Raya Ambo Kembang-Pekajangan, Kedungwuni, kocar-kacir saat petugas Polres dan Denpom 710 Pekalongan,...

Dirt Bike Semakin Digemari

RADARSEMARANG.COM - BERPETUALANG dengan motor jenis dirt bike (trail) yang kerap disebut trabas, saat ini menjadi tren pencinta otomotif di Semarang. Dengan menggunakan motor...

Sahur On The Road Bersama Anak Panti

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Hotel Ciputra Semarang (HCS) kembali melakukan kegiatan Sahur On The Road pada Ramadan tahun ini. Selain itu, jajaran manajemen dan tim sales &...

Buka Brandshop untuk Perkuat Jaringan Distribusi

SEMARANG - Perdagangan perangkat elektronik di Jawa Tengah memiliki potensi pasar yang sangat bagus. Samsung Elektronik melihat potensi pasar yang sangat potensial ini bekerjasama...

Meniru Trans Jateng

SEJAK diluncurkan 7 Juli 2017, bus sistem transit yang dikenal dengan bus rapid transit (BRT) Trans Jateng koridor Bawen-Semarang mengalami peningkatan jumlah penumpang. Layanan bus umum...