Nongkrong Bareng Warga, Bupati Sampaikan Program

  • Bagikan
TANPA SEKAT: Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat berdialog dengan warga Desa Mulyorejo yang sedang melakukan kerja bakti, kemarin (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).
TANPA SEKAT: Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat berdialog dengan warga Desa Mulyorejo yang sedang melakukan kerja bakti, kemarin (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG).

KAJEN – Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan harus berjalan optimal. Salah satu langkah yang dilakukan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi adalah sosialisasi langsung kepada warga tanpa adanya sekat. Seperti yang dilakukan di Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto, Rabu (20/9).

Bupati Asip berbincang santai dengan sejumlah warga, menyosialisasikan program pemerintah serta menyerap aspirasi warga. Salah satu program pendidikan dan kesehatan untuk warga yang tidak mampu, melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Cukup dengan menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kabupaten Pekalongan, maka masyarakat sudah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di semua rumah sakit yang ada di kota dan Kabupaten Pekalongan.

“Bagi warga tidak mampu yang sakit ataupun ibu hamil dan melahirkan maka biaya pengobatan akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Cukup dengan menunjukan KTP Kabupaten Pekalongan saja kepada pihak rumah sakit,” kata Bupati Asip.

Bupati juga menegaskan program yang tidak kalah penting lainnya, yakni program asuransi dalam bidang pertanian. Program ini memberikan asuransi bagi para pemilik hewan ternak. Dengan membayar biaya asuransi sebesar Rp 40 ribu tiap seekor sapi, maka petani akan mendapatkan asuransi sebesar Rp 10 juta per ekor bila sapi mereka ini mati atau hilang.

“Untuk cara dan persyaratan mendapatkan asuransi, bisa menghubungi Dinas Pertanian, termasuk sawah petani juga akan diberi bantuan jika gagal panen, dengan mengikutsertakan asuransi,” tegas bupati. Selain itu juga program pembuatan embung desa. Fungsinya untuk menampung air, sehingga ketika kemarau seperti ini, warga tidak kesulitan air.

Bupati Asip juga meminta dukungan dan doanya dari warga, agar bisa menjalankan amanah dengan baik dan bisa memenuhi harapan semua masyarakat.

“Doakan semoga kami bisa mengemban amanah dengan baik, program bisa berjalan, bisa bekerja melayani masyarakat. Dan yang terpenting adalah perangkat desa bisa menjadi jembatan, agar masyarakat dapat hidup sejahtera. Syukuri apa yang ada,” pesan bupati mengakhiri dialognya. (thd/zal)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *