32 C
Semarang
Rabu, 23 Juni 2021

Antisipasi Penyelundupan, KKP Bangun Sinergi Dengan PT Angkasa Pura I

SEMARANG – Mengantisipasi tingginya penyelundupan sumber daya ikan serta upaya pencegahan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Kemanan Hasil Perikanan (BKIPM) membangun sinergi dengan PT Angkasa Pura. Kerjasama tersebut dilakukan untuk mencegah adanya penyelundupan berbagai hasil perikanan dan komoditas produk larangan dan pembatasan (Lartas) melalui bandara.

Kepala BKIPM, Rina mengatakan, bandara itu merupakan salah satu tempat yang favorit bagi pelaku untuk menyelundupkan produk ikan dan lartas. Selain bandara, pelabuhan serta daerah perbatasan menjadi tempat yang sering digunakan untuk melakukan tindakan itu.

“Kami sudah membentuk tim di berbagai tempat itu. Kali ini kami ingin lebih mensinergikan dengan pihak PT Angkasa Pura yang bertujuan untuk mencegah adanya penyelundupan hasil ikan dan lartas melalui bandara,” katanya usai FGD Pencegahan upaya penyelundupan Lobster, Kepiting, Rajungan dan komoditas Lartas melalui Bandara Udara Ahmad Yani Semarang, di Hotel Puri Garden Semarang.

Untuk wilayah Semarang, pihaknya mengaku bekerjasama dengan PT Angkasa Pura I Ahmad Yani Semarang. Dalam kerjasama itu, kedua belah pihak berkomitmen untuk bersama-sama konsisten menjaga kelestarian sumber daya ikan dan produk lartas.”Kerjasama itu tertuang dalam bentuk Letter of Operation Coordination Agreement (LOCA) antara BKIPM dengan Bandara Ahmad Yani Semarang,” katanya.

Adapun bentuk-bentuk kerjasama itu lanjutnya dengan melakukan pemeriksaan keamanan terhadap penumpang, personil pesawat udara, barang bawaan dan orang perseorangan yang dimungkinkan ditemukan barang selundupan berupa komoditas ikan yang tidak sesuai peraturan.

“Upaya untuk pencegahan penyelundupan komoditas perikanan seperti lobster, kepiting atau rajungan serta lartas lain memang harus ditingkatkan di bandara. Sebab banyak kasus penyelundupan saat ini memang melalui bandara dengan berbagai modus baru,” lanjutnya.

Dengan kerjasama tersebut maka antisipasi adanya penyelundupan produk perikanan baik dari dalam maupun luar negeri dapat dicegah. Pihak bandara yang menemukan adanya upaya penyelundupan akan langsung melaporkan kepada BKIPM.

“Selama ini, kami bersama bandara Ahmad Yani Semarang sudah beberapa kali menggagalkan upaya penyelundupan produk perikanan dan lartas. Tentunya dengan adanya kerjasama ini, kami mengharap agar upaya penyelundupan melalui bandara benar-benar dapat dihilangkan,” pungkasnya. (hid/bas)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here