33 C
Semarang
Sabtu, 30 Mei 2020

Warga Penjor Blokade Pembangunan Tol 

Another

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

KENDAL – Terancam ditutup askes warga karena dampak pembangunan tol, puluhan warga Dukuh Penjor, Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu Kendal melakukan unjuk rasa. Selain itu, warga melakukan aksi blokade dilokasi proyek pembangunan jalan tol Batang Semarang di desa setempat.

Dalam aksinya, warga memasang spanduk untuk memblokade lokasi proyek. Warga mulai dari anak muda, bapak-bapak dan ibu-ibu warga sekitar semua turun ke lokasi proyek. Aksi tersebut dilakukan lantaran permintaan warga agar pembangunan tol membuatkan akses jalan penghubung tidak dipenuhi.

Menurut warga, jika jalan kampung yang selama ini menjadi satu-satunya akses warga di dukuh Penjor terancam tertutup. Pasalnya, tidak ada pembangunan jalan layang di desa tersebut. Malah jalan sudah hampir terbelah karena dilintasi pembangunan tol.

“Jika tidak dibangun sekarang, maka akses jalan ini otomatis akan tertutup jalan tol nantinya. Terus warga dukuh Penjor ini mau lewat mana? Padahal ini akses warga untuk menuju kerja, ke sawah, ke sekolah, makam dan masjid untuk beribadah,” kata Rasemi, 40, warga dukuh Penjor.

Persoalan lain jika akses jalan warga ditutup tol, lanjut Rasemi, adalah ketika ada warga hendak sholat ke masjid ataupun ada orang meninggal. Praktis warga harus memutar melalui desa Protomulyo yang jaraknya bisa mencapai dua kilometer. “Masa iya, untuk ke masjid saja harus memutar melalui desa lainnya,” katanya.

Ataupun kalau dibangun jembatan penyebarangan orang (JPO), warga tetap menolaknya. Sebab, JPO tidal mungkin bisa dilalui kendaraan. “Nah, kalau ada orang meninggal masa harus digotong melalui JPO, pastinya juga susah,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Hal senada ditakatan Titanik. Ia menambahkan jika warga dukuh Penjor tidak menolak dengan pembangunan tol. Tapi warga hanya menuntut agar akes warga selama ini tetap diberikan ruang sehingga warga tidak kesulitan untuk beraktivitas. “Mau ke sawah memanen hasil pertanian harus memutar jauh,” tambahnya.

Ghofur, warga lainnya mengatakan jika jalan akses utama penghubung dua desa dan dua dusun ini dibongkar warga harus bersusah payah untuk menuju ke masjid, pemakaman, maupun aktifitas kerja dan sekolah. “Kami hanya minta agar dibuatkan akses jalan penghubung karena jika ditutup maka warga harus memutar jauh,” imbuhnya.

Kekawatiran itu tak hanya dirasakan oleh warga dari Dusun Penjor, Desa Nolokerto saja, akan tetapi juga oleh warga Dusun Rejomulyo, Desa Protomulyo. Jika tuntutan tidak dipenuhi  warga mengancam akan terus memblokir akses jalan yang biasa dilewati kendaraan proyek . Akibat aksi demo ini sejumlah kendaraan berat dan alat berat proyek tol sempat berhenti beroperasi sementara.

Humas PT Waskita Seksi 4 , Totok Suharto mengatakan agar warga menyampaikan tuntutan dan keberatan penutupan jelan keapda Pemerintah. Sebab sebagai pelaksana proyek, PT Waskita hanya menjalankan pembangunan tol sesuai surat perintah kerja dan desain yang telah ditetapkan.

“Untuk menentukan aakses jalan baik membangun jemabatan atau jalan layang menurutnya ataupun JPO itu bukan kewenangan kami. Melainkan kewenangan penanggung jawab proyek dalam hal ini Pejabat Pembuat Komitmen dari Kementrian PU dan PT Jasamarga Semarang Batang (JSB),” tandasnya. (bud/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

More Articles Like This

Must Read

Perbamida Bantu Entaskan Kemiskinan

SEMARANG – Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Milik Pemerintah Daerah (Perbamida) Jateng-DIJ terus berupaya mendukung program pemerintah dalam pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Dukungan tersebut...

Tangkal Lagu Bojo Galak, Kenalkan Tari Buto Galak

RADARSEMARANG.COM - TK dan SD Agape Inklusi Wonosobo mendidik berbagai anak berkebutuhan khusus, mulai anak down syndrom, autis, hydrosepalus microsepalus, cerebral palsy, disleksia, disgrafia...

Antisipasi Teroris, Giatkan Siskamling

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Warga diminta meningkatkan pengawasan dengan mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) selama 24 jam. Bukan hanya ronda malam atau jaga malam, akan tetapi...

Dipenuhi Kendaraan Karyawan

"Selama ini pengunjung yang datang, parkirnya menggunakan ruas jalan, karena di dalam rumah sakit digunakan untuk parkir sekitar 600 karyawan.” Septi Milna - Wadir RSUD...

Jateng Salip Jabar

SEMARANG – Jawa Tengah terus menambah perolehan medali dalam gelaran Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV/2017. Hingga Sabtu (16/9) petang, Jateng sudah mengoleksi sedikitnya...

Melahirkan Banyak Spot yang Instagramable

RADARSEMARANG.COM - Di bawah kepemimpinan Wali Kota Hendrar Prihadi, kemajuan Kota Semarang sangat terasa. Sejumlah permasalahan utama, seperti banjir dan rob mulai terpecahkan, dengan...