33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Dorong Perbaiki Sistem Kartu Tani hingga Sosialisasi Perda Pertanian

DPRD Kerja Sama Gelar Pelatihan bagi Petani di Kecamatan Kajoran

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Suharno MM, menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan pelatihan pembuatan pupuk dan pakan ternak dengan teknologi fermentasi.

KEGIATAN yang merupakan hasil kerja sama antara kelompok tani, DPRD, dan sebuah bank tersebut, dilaksanakan untuk meningkatan produktivitas petani Kabupaten Magelang. Hadir dalam kegiatan itu, puluhan anggota kelompok tani se-Kecamatan Kajoran dan Kaliangkrik. Selain Wakil Ketua DPRD, hadir juga anggota DPRD Kabupaten Magelang, Heri Kustiono.

Suharno mengatakan, dalam kesempatan tersebut, ia menerima banyak masukan dari para petani di lapangan. Salah satunya, terkait sistem penggunaan Kartu Tani. Banyak petani yang justru mengeluh, kesulitan mendapat pupuk dengan Kartu Tani. “Banyak petani mengeluh kesulitan mendapatkan pupuk, karena diminta menghitung kebutuhan per tahun. Padahal, banyak petani yang tidak bisa menghitung, karena luasan lahan selalu berkembang setiap musim panen,” kata Suharno.

Dari situ, kata Suharno, justru petani kesulitan mendapatkan pupuk. Sebab, jika mengusulkan kuota yang banyak, petani dicurigai akan menyalahgunakan pupuk. “Seperti dijual.” Untuk itu, Suharno meminta agar pemerintah memperbaiki sistem Kartu Tani. Karena banyak petani yang justru kesulitan mendapatkan pupuk.

Dalam kesempatan itu, Suharno mengatakan, DPRD Kabupaten Magelang telah menyelesaikan pembahasan Perda Perlindungan dan Pemberdayan Petani dan Usaha Peternakan. Dua Perda tersebut sangat strategis untuk mendorong daerah melakukan pemberdayaan. Juga meningkatkan produksi pertanian dan menjaga iklim usaha peteranakan.

Masih menurut Suharno, semangat Perda Perlindungan Petani adalah untuk memberikan perlindungan kegiatan pertanian. Mengingat petani sebagai pelaku utama pembangunan, secara faktual telah banyak memberikan kontribusi bagi kelangsungan hidup dasar. Yakni, melalui pemenuhan kebutuhan pangan. Namun, selama ini, mereka masih belum mendapatkan perlindungan yang sistematis dan berkelanjutan.

Salah satu yang harus dilakukan oleh Pemkab Magelang, kata Suharno, adalah bertanggung jawab menyediakan dan mengelola jaringan irigasi tersier. Juga, memberikan subsidi kepada petani, menjamin ketersediaan pupuk bagi petani, dan membantu proses pembentukan kelompok-kelompok tani, serta pemasaran produk.

Anggota DPRD Kabupaten Magelang, Heri Kustiono, menambahkan Pemkab juga harus menyediakan dan membentuk lembaga penyuluh untuk mendampingi petani. Penyuluh bisa dari unsur masyarakat, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan instansi yang bergerak dibidang penyuuhan. ”Menyediakan satu penyuluh di satu desa.” DPRD, kata Heri, akan terus mendorong perkembangan pertanian. Salah satunya, melalui kegiatan pelatihan. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Perempuan Gampang Didoktrin Terorisme

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Kasus bom bunuh diri oleh satu keluarga di Surabaya merupakan perilaku baru pelaku aksi terorisme. Kasus serupa belum pernah terjadi dalam sejarah aksi...

Warga Tambakrejo Ngotot Pertahankan Rumah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Sejumlah warga Kampung Tambakrejo tampak panik saat para petugas Satpol PP tiba-tiba masuk ke kampung mereka untuk membongkar rumah-rumah warga di atas tanah...

Tuntut Putus Hubungan dengan Myanmar

SALATIGA - Puluhan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Salatiga yang tergabung dalam Aliansi Peduli Kemanusiaan (Apik) menggelar aksi keprihatinan atas terjadinya kekerasan kemanusiaan...

Sembako Non Tunai Lebih Mahal

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Dugaan monopoli Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) terjadi di Desa Sumberagung. Bantuan sebesar Rp 110 ribu perbulan yang diberikan kepada warga...

Pendapatan Hotel Naik 400 Persen

SEMARANG – Sejumlah hotel di Kota Semarang dan sekitarnya diuntungkan dengan gelaran Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), beberapa waktu lalu. Terhitung ada 31 hotel...

Pembangunan Kolam Renang Dihentikan

MAGELANG – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Magelang menghentikan pembangunan kolam renang tak berizin di Jalan Cempaka, Kelurahan Kemirirejo. Proyek yang berada di depan...