Voli Indoor Gagal Pertahankan Emas

  • Bagikan
MENGUATKAN: Tim Jateng saat berlaga dalam pertandingan semifinal cabor voli indoor Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV/2017, Selasa (19/9) di GOR UIN Walisongo, Semarang (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
MENGUATKAN: Tim Jateng saat berlaga dalam pertandingan semifinal cabor voli indoor Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV/2017, Selasa (19/9) di GOR UIN Walisongo, Semarang (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG – Harapan tim bola voli indoor Jateng untuk mempertahankan emas yang telah diraih pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) sebelumnya pupus sudah. Di laga semifinal, Jateng ditundukkan tim DKI dengan skor 3-0 (27-25, 25-20, 25-16).

Pelatih tim Jateng Odi Hermanto mengatakan bahwa pemain Jateng sudah berusaha memberikan yang terbaik. Sebelumnya, ia katakan, tim Jateng juga sempat menjajal kekuatan DKI melalui laga uji coba di GOR UIN Walisongo Semarang. Jateng, saat itu, berhasil mengungguli DKI dengan skor 3-2.”Saat uji coba kita menang. Kita sudah memberikan yang terbaik. Namun ya ini hasil yang harus kami terima,” ujar Odi Kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Odi juga sudah melakukan segala upaya untuk mengejar ketertinggalan tim Jateng di dua game pertama saat menghadapi DKI di semifinal. Ia juga sempat mengotak-atik strategi, dan merubah taktik untuk bisa menyamakan kedudukan. ”Kami juga sudah melakukan rotasi untuk bisa mengatasi tim DKI,” bebernya.

Sementara itu, tim DKI mampu tampil percaya diri saat menghadapi Jateng di laga ini. DKI mampu bermain tenang sehingga mampu menyapu bersih pertandingan 3-0. ”Ini di luar dugaan kami. Prediksi saya DKI akan menang 3-2, tapi ternyata malah 3-0. Anak-anak main tenang meskipun kemarin kalah saat uji coba,” kata Dadang Sudrajad, pelatih tim DKI Jakarta.

Laga uji coba sebelum Popnas nampaknya menjadi kesempatan bagi tim DKI untuk dapat mempelajari permainan Jateng sehingga dapat menentukan strategi dalam menghadapi tim Jateng. ”Dari laga uji coba itu kami bisa menentukan akan main seperti apa,” imbuhnya.

Di laga final, selanjutnya DKI akan menghadapi tim Jawa Barat (Jabar) pada Rabu (20/9) nanti. Tim DKI yakin akan menang melawan Jabar meskipun DKI sempat juga dikalahkan Jabar dalam Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) beberapa waktu lalu.”Yakin menang lah dengan strategi yang sudah kami susun. Yang penting saat ini fokus bagaimana anak-anak bisa tetap fit untuk besok,” tandasnya.

Menjelang pertandingan final, pelatih Jabar mengatakan sangat siap bertemu dengan DKI. Jabar tidak terlalu khawatir karena sebelumnya pernah mengalahkan DKI dengan tim yang sama.”Kita kemarin sudah ketemu. Dengan pemain yang sama. Dan saat itu kami mampu mengalahkan DKI,” ujar Sugeng Wardoyo.

Tim Jabar, imbuhnya akan melakukan persiapan dengan perbaikan atas kekuarangan saat menghadapi DI Jogjakarta. Karena Jabar beberapa kali melakukan kesalahan sehingga kurang mampu mengatasi tekanan lawan. (cr4/bas)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *