33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Semarang Jadi Contoh Kota Masa Depan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG- Perkembangan teknologi Informasi di Kota Semarang semakin signifikan. Berbagai layanan berlomba-lomba menciptakan inovasinya agar dengan mudah diakses oleh masyarakat sehingga membuat kota lumpia ini termasuk dalam salah satu kota masa depan di Indonesia. Hal itu membuat Smart Indonesia Initiatives (SII) Forum mengundang Wali Kota Semarang untuk menjadi salah satu narasumber dalam konferensi bertajuk Indonesia Future City 2017, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) building BSD, Senin (18/9).

Dalam kesempatan tersebut, bersama pakar ekonomi, Hendri Saparini dan Deputy Gubernur BI Rosmaya Hadi, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi didapuk untuk menularkan pengalamannya dalam mengimplementasikan kota masa depan di Kota Semarang. Dengan mengangkat tema “Smart City for Better Economy”.

Hendi sapaan akrab wali kota Menurutnya upaya meningkatkan perekonomian di Kota Semarang di antaranya dengan meningkatkan pelayanan, memerangi korupsi, menekan inflasi, dan menerapkan Kota masa depan seperti menjalankan e-government, open government, dan transaksi non tunai.

“Upaya tersebut telah berangsur-angsur kami lakukan. Setelah mengikrarkan diri sebagai kota masa depan pada tahun 2013, di tahun 2014 kami membangun infrastruktur jaringan dan free wifi di 2.300 titik, di tahun 2015 juga meluncurkan sebanyak 148 sistem dan aplikasi government. Di tahun 2016 kami melakukan penandatanganan komitmen sebagai smart government oleh seluruh OPD, serta dilanjutkan dengan memperkuat smart society melalui peluncuran sistem pembayaran non tunai hingga saat ini, terangnya.

Kerangka besar e-government di Pemkot Semarang dilakukan dari sistem perencanaan melalui sistem monev, sistem pembangunan seperti e-katalog lokal, sistem pelayanan seperti perizinan online, serta sistem pelaporan seperti Lapor Hendi.

“Melalui sistem monev ini diharapkan dapat mengontrol efisiensi penggunaan anggaran pembangunan. Sedangkan melalui e-katalog dapat menghemat anggaran pembangunan, memberdayakan usaha lokal dalam pembangunan, bahkan melalui e-katalog akhirnya dapat memangkas sebesar 46 persen anggaran untuk pengadaa e-ticketing Bus Trans Semarang,” ujarnya.

Yang paling penting, ujarnya, Pemkot Semarang juga memudahkan pengajuan ijin pendirian bangunan via smartphone seperti KRK, IPTB, dan IUMK, bahkan ijin usaha online atau iJus Melon sehingga terjadi peningkatan jumlah usaha di Kota Semarang.

“Intinya smart dalam perspektif pemerintah Kota Semarang yaitu systemic atau terhubung oleh sistem, monitorable atau mudah diawasi, accountable, restructurable dengan merubah jalur birokrasi, dan time bound atau memberi kepastian waktu,” pungkasnya. (zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ajak Tahanan Salat Taubat dan Doa Bersama

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Ada yang berbeda di ruang tahanan Mapolres Demak, kemarin. Wakapolres Kompol Ibnu Bagus Santoso mengajak para tahanan untuk salat taubat secara...

Isu Sweeping Plat D Terus ‘Digoreng’, PMJ: Itu Hoax

JawaPos.com - Polda Metro Jaya menyesalkan beredarnya kabar hoax anggota The Jakmania yang melakukan sweeping kendaraan plat D di Jakarta. Kabar bohong yang disebar...

Tangani PGOT, Polisi Samakan Persepsi

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG –Masih maraknya pengemis, gelandangan, dan orang telantar (PGOT) yang terjaring razia membuat gerah semua pihak. Pasalnya, PGOT tersebut seringkali kembali ke jalan setelah dirazia...

4 Kecamatan dapat Perlakuan Khusus

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Pendistribusian surat suara di 4 kecamatan di Kabupaten Pekalongan mendapat perlakuan khusus. Sebab empat daerah tersebut rawan bencana. Proses distribusi juga...

42 ASN Ikut Lelang Jabatan

SALATIGA – Pemkot Salatiga mengadakan lelang jabatan untuk mengisi kekosongan sejumlah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama ( JPTP). Sebanyak 42 aparatur sipil negara (ASN) golongan...

Siswa Makan Bersama Lontong Cap Gomeh

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Bagi warga Tionghoa, Cap Gomeh merupakan tradisi yang harus dirayakan. Tradisi ini sebagai penutup perayaan Imlek. Perayaan Cap Gomeh ditandai dengan makan bersama...