33 C
Semarang
Kamis, 13 Agustus 2020

Jempol Misterius di Makam Ulama

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KEBUMEN—Sepotong jempol tangan manusia sebelah kanan ditemukan di kawasan makam ulama Syekh Baribin di Desa Grenggeng Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen. Polisi masih menyelidiki pemilik jempol yang dibungkus kain warna merah tersebut.

Kapolsek Karanganyar AKP Mawakhir mengatakan, jempol tersebut ditemukan Jumat (15/9) lalu sekitar pukul 06.30 WIB. Namun baru dilaporkan ke polisi keesokan harinya. “Selanjutnya kami (Polsek Karanganyar) bersama dengan Inafis Polres Kebumen mendatangi lokasi penemuan jempol itu,” terang Mawakhir.

Jempol tersebut sempat menginap semalam di rumah juru kunci makam Syekh Baribin yang biasa disapa Mbah Ramelan, 69. Rumah Mbah Ramelan ini tak jauh dari lokasi makam.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, jempol tersebut pertama kali ditemukan oleh Madsukarto, 60 saat akan membetulkan selang air di kawasan makam. Pada saat membetulkan selang, ia benda mirip jimat yang dibungkus kain merah dan plastik bening.

“Benda itu tergeletak di tanah. Saat dibuka, isinya potongan jempol manusia. Setelah itu, jempolnya dikasihkan juru kunci makam tersebut,” tambah Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto yang mewakili Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti.

Berdasarkan penjelasan tim Inafis Polres Kebumen yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), jempol tersebut masih terlihat segar, namun sudah dalam keadaan keras.

“Kemungkinan memang sengaja diawetkan oleh orang yang membungkusnya. Kasus ini masih dalam penyelidikan. Nanti akan kita lakukan pendalaman melalui sidik jarinya.”

Saat ini jempol tersebut dibawa ke Polres Kebumen untuk dilakukan identifikasi guna mengungkap identitas pemiliknya. “Ya, kita akan melakukan penyelidikan untuk menjawab teka teki tersebut,” kata Willy. (jpg/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Peras Orang Pacaran, Diringkus

SALATIGA - Dua lelaki yang berinisial Wardiyanto, 28, warga Desa Berco Desa Rejosari, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung dan Budi Prihanto, 27, warga Dusun Tempuran...

15.000 Peserta Semarakkan Dugderan

SEMARANG-Sebanyak 15 ribuan peserta yang terdiri atas pelajar TK, SD hingga SMP dari seluruh wilayah Kota Semarang, tumplek-blek di Simpang Lima dan Jalan Pahlawan...

Prudential Bayar Klaim Rp 5,2 T

SEMARANG - Asuransi Prudential Indonesia berkembang cukup pesat. Pada kuartal pertama dan kedua tahun lalu, pembayaran klaim mencapai Rp5,2 triliun. Nilai klaim yang dibayarkan...

Dorong Pengembangan Wisata

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Wali Kota Yuliyanto mengajak Dinas terkait untuk ‘keroyokan’ menggarap Kelurahan Kauman Kidul Menjadi Desa Wisata. Namun Kauman Kidul harus membuat yang...

4 Tahun Sertifikat Tidak Jadi

RADARSEMARANG.COM - SUDAH menjadi rahasia umum, butuh kesabaran ekstra jika mengurus dokumen pertanahan di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang. Apalagi kalau tidak...

KIP : Unnes Harus Transparan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Universitas Negeri Semarang (Unnes) diminta bisa transparan tentang informasi terkait dasar-dasar perhitungan besaran uang pangkal yang ditolak para mahasiswa. Komisi Informasi...