33 C
Semarang
Kamis, 6 Agustus 2020

Awasi Peredaran PCC, Polisi Pantau Apotek

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

BREBES-Polres Brebes menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) terus memantau keberadaan apotek untuk mengawasi keberadaan obat-obatan berbahaya atau pil paracetamol, caffeine dan carioprodol (PCC) agar tidak dijual bebas. Menyusul kejadian luar biasa dengan banyaknya remaja mabuk aneh di Kendari, Sulawesi Tenggara hingga menelan korban jiwa.

“Sejauh ini belum ditemukan obat PCC di Kabupaten Brebes,” ungkap Kapolres Brebes AKBP Sugiarto melalui Kasat Narkoba Polres Brebes AKP Eko Sugeng, kemarin.

Eko mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polsek se-Kabupaten Brebes dalam mengantisipasi peredaran obat PCC. Salah satu upayanya, melakukan pengecekan di beberapa apotek yang ada di Kabupaten Brebes. “Kami juga bekerjasama dengan Dinkes setempat yang dalam hal ini menaungi peredaran obat di apotek,” jelasnya.

Meski demikian, Eko mengaku selama pengecekan ke sejumlah apotek belum menemukan obat berbahaya (PCC). Kendati begitu, pihaknya tetap akan melakukan pengecekan ke sejumlah apotek dengan menggandeng instansi terkait dan Kasat Binmas Polres Brebes. “Belum. Sejuah ini kami (Polres Brebes, red) belum menemukan obat PCC yang seperti ditemukan di Kendari,” tuturnya.

Seperti diketahui, obat jenis PCC mencuat karena kasus 42 orang masuk rumah sakit dan satu meningal di Kendari, Sulawesi Tengara (Sulteng). Mereka masuk rumah sakit karena penyalahgunaan PCC yang efeknya mirip dengan narkoba jenis Flakka, yakni halusinasi hingga gangguan kejiwaan. Karenanya dia mengimbau kepada seluruh masyarakat, warga Brebes khususnya untuk tidak membeli obat-obatan yang tidak dianjurkan oleh dokter. Untuk itu, dia juga meminta kepada Dinkes untuk terus memantau dalam peredaran obat di apotek yang ada di Kabupaten Brebes.

Pihaknya juga berencana akan mensosialisasikan bahaya obat PCC di lingkungan sekolah. Hal ini bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh siswa agar tidak menggunakan obat yang sangat berbahaya tersebut. “Sudah kami agendakan mensosialisasikan tentang bahaya PCC di lingkungan sekolah dan masyarakat luas,” pungkasnya. (ded/ism/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Warga Kebonharjo Kecewa Pelayanan BPN

SEMARANG - Warga Kebonharjo, Tanjung Mas, Semarang Utara, merasa kecewa dengan pelayanan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Semarang, saat menanyakan proses balik nama sertifikat tanah di...

Ada 18 Nama Calon Kepala Daerah Bermasalah, KPK Tegaskan100% Itu HOAX

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah terkait dengan beredarnya 18 nama calon kepala daerah dalam sebuah dokumen PDF Lantaran diduga melakukan tindak pidana...

RSUD Sunan Kalijaga Resmikan Gedung ICU 

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - RSUD Sunan Kalijaga Demak semakin berkembang pesat. Kini, rumah sakit milik pemerintah berstatus Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) ini telah dilengkapi...

Saber Pungli Targetkan 2 Kali OTT

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Tim Satgas Saber Pungli Kabupaten Demak sejauh ini telah menangani sebanyak 42 pengaduan masyarakat. Paling banyak adalah soal pembuatan KTP, PPDB, sertifikat...

Tarif Ijazah SMA Rp 150 Juta, Sarjana Rp 200 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Tiga pelaku sindikat penipuan dengan modus menjanjikan masuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) diringkus aparat Polrestabes Semarang. Sebelum ditangkap, pelaku telah...

Kapolda Ajak Menjaga Kebhinekaan

SEMARANG- Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono me-lauching buku karyanya berjudul "Memimpin dalam keberagaman, Kearifan Lokal menjaga NKRI". Peluncuran buku dikemas dalam acara bedah...