33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Tukang Gigi Dilarang Pasang Behel

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SALATIGA – Polres Salatiga mendapatkan apresiasi atas penindakan hukum terhadap tukang gigi yang memasang behel (kawat gigi) ke masyarakat belum lama ini. Hal ini disebutkan sebagai yang pertama di Indonesia.

Apresiasi disampaikan oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Makassar yang berkunjung ke Salatiga, kemarin. “PDGI Makassar sengaja datang untuk belajar kasus penindakan tukang gigi yang ditahan dan akhirnya divonis pidana empat bulan. Kami sangat mengapresiasi karena itu yang pertama di Indonesia,” terang Ketua PDGI Makassar drg Ardar Bani yang bersama 14 pengurus lainnya bertemu dengan pengurus PDGI Kota Salatiga.

Di kota – kota besar, banyak sekali praktik tukang gigi. Bahkan di Makassar, tidak jarang tukang gigi membuka praktik di sebelah dokter gigi. Sementara di Salatiga, tukang gigi yang berizin ada sekitar 15 orang.

Pengurus PDGI Kota Salatiga drg Nunung Wijayanto menjelaskan bahwa kasus pemasangan behel gigi yang dilakukan tukang gigi adalah bentuk pelanggaran serius terhadap peraturan menteri kesehatan. “Tukang gigi harus berizin. Mereka hanya membuat dan memasang gigi tiruan yang lepasan. Selain itu tidak boleh,” jelas Nunung yang menjadi saksi ahli dalam kasus tersebut.

Hanya saja, praktiknya saat ini, banyak tukang gigi yang disebutkan juga mencabut dan menambal gigi. “Hal itu sangat merugikan dan justru membahayakan pasien atau masyarakat. Mulai dari peralatan yang tidak standar serta tidak ada jaminan kesehatan karena yang memahami hal itu adalah dokter gigi,” imbuh dia.

Pada Januari 2017 silam, dua orang berinisial Fr dan I melakukan praktik pemasangan behel gigi panggilan. Keduanya secara berkeliling door to door melayani jasa memasang behel gigi kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal ini mendapatkan respons karena jika pemasangan behel gigi di dokter, maka biayanya cukup mahal. Setelah diketahui, keduanya kemudian dilaporkan dan ditahan oleh penyidik Polres Salatiga. Keduanya akhirnya divonis pidana empat bulan penjara. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pepabri akan Netral dalam Pilkada

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri) siap untuk menyukseskan gelaran pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018. Pepabri akan bersikap netral dan...

Rencana Impor Beras Ditolak

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Rencana pemerintah pusat yang akan melakukan impor beras mendapatkan penolakan dari petani dan pengusaha penggilingan padi Kendal. Pasalnya, jika beras melimpah...

Harus Dikebut, Tak Bangun Jalur Fungsional

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – DPRD Jateng mendesak pemerintah untuk serius menyelesaikan pengerjaan tol Semarang - Solo ruas Salatiga - Kartasura. Agar tol Semarang - Solo...

29 Jukir Liar Diamankan

SEMARANG - Sebanyak 29 orang juru parkir (jukir) liar yang ada di wilayah hukum Polsek Semarang Tengah diamankan polisi. Rata-rata mereka tidak memiliki Kartu...

15 Tahun Silet Ban, Kini Hasilkan Kerajinan Seni Bernilai Tinggi

Ada banyak cara memanfaatkan limbah ban bekas yang tidak terpakai untuk dijadikan sebuah karya seni bernilai jual tinggi. Hal itulah yang dilakukan Mochmmad Santoso...

Gelar Aksi Simpatik Hingga Penjemputan Pemudik Gratis

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG—Selama masa pengamanan Lebaran 1439 H tahun 2018, PT Jasa Raharja (Persero) Perwakilan Magelang menggelar sejumlah kegiatan. Di antaranya pengobatan gratis, pemberian bingkisan...