33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Pameran Inovasi Pacu Kreativitas Warga

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

PEKALONGAN–Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) yang diperingati tiap 10 Agustus, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan kembali menggelar Pameran Produk Inovasi Jawa Tengah 2017 dan Inovasi & Kreativitas Kota Pekalongan di GOR Jetayu Kota Pekalongan. Dari pameran rutin tersebut, diharapkan dapat memacu kreativitas warga Kota Pekalongan dan masyarakat luas pada umumnya.

“Pameran inovasi dan kreativitas ini sebagai ajang untuk memacu masyarakat maupun komunitas serta dunia pendidikan/akademisi agar bisa menampilkan karya-karya terbaiknya,” kata Plt Wali Kota Pekalongan, H Saelany Machfudz, di sela-sela pameran, Minggu (17/9) kemarin.

Pameran yang dibuka oleh Gubernur Ganjar Pranowo pada Jumat (15/9) kemarin, berakhir Minggu malam (17/9) kemarin. Disediakan seratusan stand yang terdiri atas stand otomotif, kuliner, telepon seluler, industri kreatif, SKPD Inovatif, dan LPM/BKM di Kota Pekalongan.

Atraktif dan menarik, pameran tersebut mampu menarik animo ribuan pengunjung. Peserta pameran mulai dari SKPD hingga wakil komunitas maupun masyarakat, mampu menunjukkan dan memamerkan berbagai potensi yang dimiliki Kota Pekalongan. Ada juga peserta lain dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk perguruan tinggi serta komunitas hobi dengan berbagai karya yang dimilikinya, mampu menarik minat pengunjung.

Termasuk stand-stand dari berbagai perwakilan daerah di Jawa Tengah juga menunjukkan keunggulan daerahnya. Sehingga pengunjung bisa mengetahui potensi yang dimiliki berbagai daerah. Dari pantauan Jawa Pos Radar Semarang, berbagai produk yang ditawarkan juga banyak yang laku terjual. Bahkan ada yang sampai habis dalam sekejab, karena unik dan jarang ada di pasaran.

Produk unik selama pameran, di antaranya es krim jamu, kopi dengan aroma buah, aneka produk canggih namun murah, produk pertanian dengan teknologi terbaru, hingga kerajinan tangan warga Pekalongan serta dari perwakilan daerah di Jawa Tengah. Semua itu, laku terjual. Ada juga beberapa stand, yang menawarkan kepada pengunjung untuk mencoba membuat atau mempraktikkan, inovasi yang mereka buat. “Ketika menyaksikan pameran, diharapkan mampu merangsang dan menginspirasi pengunjung,” tutur Plt Wali Kota menambahkan.

Menurutnya, apa yang diharapkan pemerintah untuk mewujudkan kemandirian teknologi, pameran kali ini dapat menjadi motivator untuk terus menggencarkan inovasi anak bangsa. Baik warga Pekalongan sendiri, maupun warga dari daerah lain.

Dalam kesempatan sebelumnya, Gubernur Ganjar juga menyerahkan penghargaan kepada para juara Krenova 2017. Seperti keramik berbahan mineral lokal dari Nuansa Boyolali, Sihegi atau lampu hemat energi dari Purworejo, mesin serut bambu “3 in 1” dari Karanganyar serta mi sehat bebas gluten dari Purworejo.

Kemudian teknologi pembuatan telur asin tiga jam dari Sragen, omah setrum pintar Blora, lemari pengering pakaian dari Sukoharjo, mesin kristalisasi dari Kota Semarang, mesin pengolah dan penguji pupuk organik Jepara, dan paving berbahan sampah plastik dari Purbalingga. (han/adv/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

New Alamanda Kembangkan Hunian Premium

SEMARANG - Kota Semarang adalah salah satu kota yang mempunyai kelebihan tersendiri bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah hunian. Karena di kota ini mempunyai...

299 Minimarket Tak Berizin

”Saya berharap sesegera mungkin toko modern yang tidak berizin ditertibkan. Kalau bisa di-police line.” Supriyadi Ketua DPRD Kota Semarang SEMARANG - Maraknya minimarket ilegal di Kota Semarang...

Empat Dosen Bantu Warga Olah Rebung

DEMAK- Empat dosen Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) ditempatkan di Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen. Ini dilakukan untuk ikut membantu warga dalam mengolah bahan baku rebung...

Kapolda Ajak Menjaga Kebhinekaan

SEMARANG- Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono me-lauching buku karyanya berjudul "Memimpin dalam keberagaman, Kearifan Lokal menjaga NKRI". Peluncuran buku dikemas dalam acara bedah...

Pengamanan Parkir Lokasi Wisata Diperketat

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih mengimbau kepada pengelola objek wisata di Kabupaten Semarang untuk memperhatikan keamanan pengunjung. Termasuk keamanan parkir...

Ziarah

RADARSEMARANG.COM - Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito bersama Wakilnya, Windarti Agustina menaburkan bunga di makam mantan Wali Kota Magelang R Wibowo Hellie di TPU...