33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

Netizen Diajak Ikut Bangun Kebersamaan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Peran netizen dianggap cukup besar untuk mensosialisasikan nilai-nilai dalam Pancasila, Undang-undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Mereka diharapkan mampu menyampaikan pesan yang membangun kebersamaan sebagai bangsa dan mengurangi aksi saling hujat yang marak di media sosial (medsos).

Ketua Badan Pengkajian MPR RI Bambang Sadono mengatakan pemahaman netizen mengenai 4 pilar MPR RI sangat penting. Sebab peran medsos sebagai sarana komunikasi semakin strategis karena potensinya yang besar. “Di sisi lain jika medsos tidak terkelola dengan baik, dampak merusaknya juga cukup dahsyat,” ujarnya dalam acara “Netizen Semarang Ngobrol Bareng MPR RI” di Hotel Grand Dhika Semarang, Sabtu (16/9). Acara tersebut diikuti sekitar 50 pegiat sosial media di Semarang dan sekitarnya.

Anggota DPD RI asal Jateng tersebut menambahkan, dengan semangat bersama-sama merawat kebersamaan dalam satu bangsa, harapannya aka nada model komunikasi yang berlandaskan pembangunan Pancasila. “Para netizen ini kami ajak memperbanyak kebersamaan dan mengurangi persengketaan,” tandasnya.

Sekjen MPR RI Maruf Cahyono menambahkan selama ini sosialisasi 4 pilar MPR RI dilakukan dengan berbagai cara. Sasarannya mulai dari akademisi, masyarakat umum, hingga generasi muda. Semuanya disesuaikan dengan kelompok sasaran. “Sekarang kan era digital, maka kita ajak kerjasama dengan para netizen dan blogger. Mereka ini punya komunitas dan cara sendiri dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” tandasnya.

Dikatakannya, medsos bisa bernilai positif, namun dapat juga memiliki dampak negatif bila tak dikelola dengan baik. “Ini juga untuk menghindari banyaknya informasi hoax. Kami mengajak memberdayakan medsos untuk kepentingan yang produktif, mencerahkan, dan membuat masyarakat semakin cerdas,” kata dia. Dia berharap para netizen dapat menyisihkan waktunya untuk membantu membangun karakter bangsa. (ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Libatkan Tukang Becak Kelola Kota Lama

SEMARANG - Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang bakal melibatkan para tukang becak untuk turut berperan mengelola Kota Lama. Para tukang becak akan...

Bulan Dana PMI Lampaui Target

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Hasil pengumpulan bulan dana PMI Kota Salatiga Tahun 2017 mencapai Rp178.550.600. “Ini melebihi target yang telah ditetapkan yakni Rp150.000.000 atau dengan...

UPTD Baru Belum Beroperasi

SEMARANG - Perombakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, membuat banyak perubahan teknis. Banyak dinas dipecah menjadi dua dan sebaliknya...

TNI Buat Jamban Sehat di Margohayu

DEMAK-TNI dari Kodim 0716 Demak hingga kini terus menggalakkan pembuatan jamban gratis bagi masyarakat. Diantaranya di Desa Margohayu, Kecamatan Karangawen. Babinsa Desa Margohayu, Sersan Dua...

Koran Berbahasa Inggris, Bukan Koran Inggris

JawaPos.com - Foto koran berbahasa Inggris dengan narasi yang mengkritik pemerintah berseliweran di Facebook dan Twitter kemarin (7/2). "Koran Inggris semprot Ngaciro. BUMN ngutang...

Dini Tampil Memukau di MCC

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Advokat yang juga bakal calon legislatif (bacaleg) DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dini S Purwono tampil dalam perayaan Imlek...