33 C
Semarang
Senin, 26 Oktober 2020

Literasi untuk Siswa Kelas 1 SD

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

PERAN dari orang tua dalam mendukung siswa dalam proses belajar tentu sangatlah diharapkan. Lalu, bentuk dukungan seperti apakah yang diharapkan agar proses belajar siswa dapat berlangsung dengan baik?

Banyak yang berpendapat bahwa guru adalah yang bertanggung jawab dalam hal keberhasilan siswa belajar. Pendapat seperti tersebut tidaklah 100 persen benar. Sebab, secara umum  lama belajar siswa sekolah dasar (SD) adalah 6 jam dimulai pukul 07.00 sampai 13.00, maka sisa waktu 18 jam adalah menjadi tanggung jawab orang tua di rumah.

Terlepas dari keterkaitan antara siswa, guru, dan orang tua, kita kembali pada pembelajaran untuk kelas 1 SD, ada keresahan yang melanda khususnya para orang tua siswa kelas 1. Para orang tua bingung dan gelisah setelah melihat guru menulis di papan tulis dengan huruf kecil, di tambah lagi  guru juga meminta setiap siswa menggunakan buku tulis halus.

Keadaan yang terjadi makin meruncing, orang tua mencoba membangun komunikasi dengan guru kelas 1 melalui media sosial.  Guru memposisikan sebagai penyambung informasi sekaligus  pelaksana kurikulum 2013, tentunya harus bijaksana dalam menghadapi kerisauan para orang tua terhadap materi pembelajaran menulis dan membaca permulaan.

Membaca dan menulis permulaan merupakan pembelajaran yang diorientasikan pada kemampuan membaca dan menulis permulaan di kelas-kelas awal pada saat anak-anak mulai memasuki bangku sekolah. Tahap awal siswa kelas 1 SD, membaca dan menulis permulaan merupakan menu utama.  Membaca permulaan pada siswa kelas 1 SD ditekankan pada kemampuan melek huruf, yakni siswa dapat melafalkan lambing tertulis menjadi lambing bermakna.

Menulis permulaan dengan huruf kecil di kelas 1 SD tujuannya adalah agar siswa memahami cara menulis permulaan dengan ejaan yang benar dan mampu untuk menyampaikan ide ataupun pesan secara tertulis. Dan cara penyajiannya secara bertahap dengan menggunakan pendekatan huruf, suku kata, kata-kata, atau kalimat.

Bentuk dukungan orang tua dalam proses pembelajaran terutama untuk siswa kelas 1 SD, yakni turut serta dalam gerakan literasi yang masuk dalam program pembelajaran. Sesuai dengan kemampuan siswa kelas 1 SD dalam pembelajaran utamanya membaca dan menulis permulaan.

Kerisauan orang tua dapat terurai dengan langsung terlibat mendukung setiap siswa untuk belajar membaca dan menulis permulaan. Penyediaan sarana untuk siswa sangat diharapkan agar minat siswa untuk membaca dan menulis tumbuh. Penggunaan buku tulis halus sangat membantu siswa untuk belajar menulis.

Gerakan literasi pada siswa kelas 1 SD sesuai dengan tujuan utama pembelajaran kelas 1, yakni membaca dan menulis permulaan. Gerakan ini akan terwujud jika guru, kepala sekolah, komite sekolah, dan orang tua saling mendukung. (*/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...