33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Banser dan Anshor Dituntut Lebih Peka

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

BATANG–Ribuan anggota Gerakan Pemuda Ansor dan Banser menggelar Apel Kesetiaan NKRI, di Lapangan Bola Desa Kemiri Barat pada Minggu (17/9) kemarin. Pada keseempatan tersebut, turut hadir Wakil Ketua GP Ansor Pusat, Lukman Hakim dan Wakil Bupati (Wabup) Batang, Suyono.

Sebelumnya, pengurus juga menggelar konferensi Pengurus Cabang GP Ansor yang telah memilih ketua baru, Maulana Yusuf, menggantikan Umar Abdul Jabar yang sudah selesai masa jabatannya.

Wabup Suyono mengatakan, GP Ansor dan Banser ke depan harus ada renovasi, inovasi dan kreativitas agar mampu dan peka terhadap kejadian di Kabupaten Batang, mulai dari perubahan geologi maupun sisi modernisasi.

“Banser sebagai barisan kedua di antara Polisi dan TNI, harus memiliki kepekaan terhadap lingkungan. Selain itu, bisa tanggap terhadap perubahan geologi seperti bencana alam yang harus setiap saat siap memantau masyarakat yang terkena musibah. Selain itu, Ansor dan Banser harus ikut mengantisipasi maraknya penyalahgunaan narkoba dan terorisme,” kata Suyono

Ketua GP Ansor Batang terpilih, Maulana Yusuf mengatakan bahwa kepengurusan baru segera melakukan evaluasi terhadap kepengurusan yang lama, sehingga mengetahui mana saja program yang harus dilanjutkan.

“Program prioritas kami, meningkatkan program lama yaitu kaderisasi serta pada program amal usaha yang masih menjadi pekerjaan rumah,” ucap politikus dari Fraksi PKB DPRD Kabupaten Batang ini.

Wakil Ketua GP Ansor Pusat, Lukman Hakim juga meminta anggotanya menjaga keutuhan NKRI. Karena Indonesia lahir dan tumbuh bersama para kiai dan para ulama yang dibuktikan adanya resolusi jihad pada 22 Oktober 1945. “Itu bukti nyata bahwa ulama dan kiai hadir dalam rangka mempertahankan NKRI. Karena itu, generasi penerus dan pewaris amanah para pendiri Nahdlatul Ulama (NU), wajib hukumnya mempertahankan NKRI. Dan faktanya jika Banser dan Ansor kuat, disitu tidak akan tumbuh radikalisme,” serunya. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ikatan Keluarga Lemhanas Jateng Dilantik

SEMARANG--Sekda Provinsi Jawa Tengah Dr Ir Sri Puryono KS MP resmi dilantik menjadi Ketua Ikatan Keluarga Lemhanas (Ikal) Komisariat Provinsi Jawa Tengah periode 2017-2022. Pelantikan dan...

Marwan Dipastikan Dapat Rekom

SEMARANG – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi mengusung Mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar untuk maju Pilgub Jateng 2018 mendatang....

SMK Teuku Umar Lepas 182 Wisudawan/Wisudawati

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - SMK Teuku Umar Semarang melepas 182 siswa- siswi  pada acara  wisuda dan perpisahan yang dihadiri oleh para wisudawan dan orangtua di...

Mayat di Pantai Sayung

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan mengapung di tepi Pantai Sayung, tepatnya di Dukuh Gandong RT 6 RW 3, Desa Surodadi, Kecamatan...

Kewenangan Penyadapan Belum Maksimal

SEMARANG-Kewenangan penyadapan percakapan dan ulah nakal para hakim di pengadilan tampaknya belum bisa dirasakan secara maksimal oleh Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia. Padahal berdasarkan...

Rajin Kritik Bupati Beri Hadiah 3 Warga 

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Pesta malam tahun baru di Kabupaten Pekalongan terpusat di Jalan Mandurorejo, Kajen, Minggu (31/12) malam. Berbagai kegiatan disuguhkan, mulai qasidah, marawis,...