33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Rapat Paripurna Molor

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KENDAL—Rapat Paripurna dengan agenda jawaban umum fraksi-fraksi DPRD Kendal terhadap nota keuangan rancangan perubahan APBD 2017 berlangung molor. Sedianya rapat digelar pukul 09.00, namun baru bisa dimulai pukul 10.30. Molornya rapat paripurna lantaran para anggota dewan terlambat. Sehingga pihak sekretariat dewan menunggu sampai terpenuhi kuorum. Akhirnya baru terpenuhi kuorum setelah ada 30 dari 45 anggota dewan yang hadir.

Kendati begitu, agenda rapat berlangsung singkat. Sedianya rapat mengagendakan penyampaian jawaban pandangan umum fraksi-fraksi dewan dari Bupati Kendal yang diwakili Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur. Namun yang terjadi, sama sekali tidak dibacakan. Menyusul adanya interupsi dari anggota Fraksi PDIP Akhmat Suyuti yang meminta agar jawaban Bupati tidak usah dibacakan, mengingat uraian panjang akan memakan waktu lama.

“Kami minta dibacakan muqodimahnya saja, karena semua fraksi sudah menerima jawaban Bupati Kendal secara tertulis, sehingga bisa dipelajari sendiri-sendiri,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun yang memimpin jalannya persidangan mengakui molornya rapat paripurna lantaran menunggu jumlah peserta rapat agar kuorum. “Agendanya memang penyampaian, bukan pembacaan. Jadi sudah dianggap sah, karena kerja DPRD, tidak hanya berbasis lisan, tapi juga berdasarkan data akurat,” tandasnya.

Perihal banyaknya anggota dewan yang kerap mangkir dalam rapat paripurna, menurutnya sudah diatur dalam tata tertib. Yakni anggota dewan dapat dikenakan sanksi, apabila tidak berangkat rapat paripurna enam kali berturut-turut. “Cuma memang untuk meningkatkan kinerja, hal ini menjadi perhatian bagi kami untuk mendisplinkan anggota dewan agar tertib mengikuti rapat paripurna,” tambahnya. (bud/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tokoh Lintas Agama Ikuti Peringatan Waisak

SEMARANG - Ratusan umat Buddha di Jateng, Selasa (30/5) malam mengikuti Peringatan Hari Raya Waisak 2571 BE/2017 di Vihara Mahavira, Marina, Semarang. Kegiatan tersebut...

Persibat Ajak Suporter Ngabuburit

BATANG-Untuk mengisi jeda rehat kompetisi dan memanaskan mesin, Laskar Alas Roban Persibat Batang dipastikan menjamu Laskar Alas Ketonggo Persibanga Ngawi, dalam pertandingan bertajuk Ngabuburit...

Puluhan Siswa SD Dapat Sepatu dan Tas Gratis

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Puluhan siswa sekolah dasar (SD) mendapatkan sepatu dan tas gratis dalam kegiatan ‘Pelangi Ramadan’ yang digelar oleh Mal Ciputra, Kamis (24/5)....

Cukai Rokok Bocor Rp 4,8 T

SEMARANG – Peredaran barang kena cukai (BKC) ilegal di Jawa Tengah dan DIY masih cukup tinggi. Berdasarkan survei yang dilakukan Universitas Gajah Mada (UGM),...

Jelang Natal dan Tahun Baru 2018

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY menyiagakan pasukan dalam rangka menjaga suplai dan keandalan listrik menjelang Hari Raya Natal dan Tahun...

Belum Ditemukan Penyelewengan Dana Desa

UNGARAN – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Semarang Yosep Bambang Trihardjono mengungkapkan sampai dengan tahun ketiga pelaksanaan Dana Desa (DD) di...