SALATIGA – Jalan tol Semarang-Solo seksi III Bawen-Salatiga sepanjang 17,6 kilometer diujicobakan, Jumat (15/9) sore. Manajer Operasional TMJ, Fauzi  AR menyatakan tol diuji coba untuk persiapan operasional penuh.

Menurutnya, pengguna jalan tol Bawen-Salatiga sementara waktu hanya membayar tarif sampai Bawen. Sedangkan jalur tol sampai Salatiga masih digratiskan, menunggu ketetapan tarif dari Menteri PUPR.

Pihak Trans Marga Jateng (TMJ) sebelumnya telah melakukan beberapa persiapan untuk membuka jalur tol Bawen – Salatiga yang mulai bisa dipergunakan pasca-penutupan saat mudik dan balik Lebaran lalu.

“Masalah tarif  Bawen-Salatiga masih menunggu keputusan menteri PUPR dan dalam masa uji coba ini gratis sampai kepmen turun soal tarif. Jumat (15/9) sore ini (kemarin, Red) segera diujicobakan pengguna jalan tol bisa langsung ke Kota Salatiga,” terang Fauzi AR.

Sore sekitar pukul 15.30 sore, jalan pertigaan menuju ke arah kota Salatiga di Bawen tengah dibersihkan petugas dengan menyemprot aspal dengan air. Hal itu bertujuan untuk menghilangkan batuan kecil dan tanah yang menempel di aspal. Sementara, satu unit mobil kepolisian terlihat berjaga di ruas arah ke Salatiga.

Jalur menuju Salatiga dari Bawen kondisi jalannya banyak yang menanjak. Pihak pengelola yang menyatakan ruas tol ini sebagai tol panoramik yakni yang menyuguhkan keindahan alam karena bisa melihat gunung.

Di satu sisi, beroperasinya ruas tol ini mengkhawatirkan masyarakat kota Salatiga, karena exit tol berada di selatan setelah melewati kota. Kekhawatiran mencuat karena takut kota menjadi sepi dan menurunnya aktivitas  ekonomi karena para pemilik mobil memilih melintas melalui tol.

“Tol ruas Salatiga mungkin banyak digunakan warga luar kota. Kalau masyarakat kota, kemungkinan lebih memilih masuk di Bawen jika hendak ke Semarang karena lebih dekat,” tutur Hidayati, salah satu warga Klaseman Salatiga yang sering bepergian ke Semarang. (sas/lis)