33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Alumni GSNI Jateng Gelar Reuni

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Alumni Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) Jawa Tengah akan menggelar pertemuan di Wisma Perdamaian Semarang, Minggu (17/9) besok. Selain sebagai ajang silaturahim, kegiatan ini juga bertujuan membangkitkan kembali GSNI di sekolah-sekolah.

Selama orde baru, organisasi kesiswaan berbasis nasionalisme dengan semboyan “Bhineka Tunggal Ika” tersebut mengalami kevakuman. GSNI sendiri berdiri tanggal 2 Januari 1959.

Sekretaris panitia, Agus Dhewa mengatakan, temu alumni akan diikuti sekitar 400 peserta terdiri atas alumni GSNI dan kader-kader GSNI yang ada di Jawa Tengah. Bahkan, Mendagri Tjahjo Kumolo, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi dan sejumlah wali kota/bupati juga menyatakan siap hadir pada acara tersebut.

Sedangkan alumni dari daerah di luar Jawa Tengah yang ingin meramaikan acara ini antara lain, Jogjakarta, Surabaya, Bojonegoro, Nganjuk, Bandung, Tuban, Bandung, Balikpapan, Bontang dan Tangerang.

“Temu alumni ini sekaligus untuk menyongsong kegiatan sejenis tingkat nasional di Jogjakarta, tanggal 28 Oktober 2017,” tegasnya.

Dijelaskan, salah satu agenda kegiatan ini, para alumni akan mendeklarasikan berdirinya PA (Persatuan Alumni) GSNI Jawa Tengah.

“Selanjutnya, pengurus maupun anggota persatuan alumni, ditugasi mendirikan GSNI di wilayahnya masing-masing,” paparnya.

Saat ini, sambung Dhewa, di Jawa Tengah, baru ada tiga DPC (Dewan Pimpinan Cabang) GSNI. Yakni, Pemalang, Temanggung dan Boyolali. Diharapkan, satu tahun kedepan 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah sudah memiliki DPC GSNI.

Mantan Ketua DPD GSNI Jawa Tengah, Soetjipto menambahkan, pada era 1960 sampai  1970, GSNI adalah organisasi pelajar yang berperan aktif dalam gerakan kesiswaan, ikut andil mengisi kemerdekaan. Di atas tahun tersebut, ruang geraknya sangat terbatas karena kebijakan pemerintah saat itu.

“Sekarang, saatnya GSNI bangkit kembali. Bersama komponen bangsa lain, organisasi ini harus berperan aktif menjaga Pancasila, NKRI, UUD 45 dan spirit Bhineka Tunggal Ika,” tandasnya.

Sementara, bagi para alumni GSNI yang ingin hadir dalam kegiatan tersebut namun belum mendapat undangan bias menghubungi panitia Agus Dhewa (082243631768) atau Totok Yulianto (081553444797). (tsa/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Mahesa Jenar Bergerak Malam Hingga Subuh

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Tindak kejahatan yang masih saja terjadi di wilayah Demak, membuat kepolisian tidak bisa tinggal diam. Untuk mengatasi kejahatan ini, Polres Demak secara...

60 Siswa Ikuti Sunatan Massal

SALATIGA - Sebanyak 60 siswa SD dari berbagai sekolah mengikuti sunatan massal yang digelar Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kota Salatiga. Kegiatan yang...

Tekan Angka Kecelakaan, Polda Gandeng Komunitas

SEMARANG – Sebagai upaya menekan angka kecelakaan, Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng bersama Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Polda dan Jasa Raharja Cabang...

Pemain Timnas Belum Memikat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Tim PSIS Semarang kedatangan tiga pemain anyar yang mulai dilihat kualitasnya oleh Coach Subangkit dalam latihan di Lapangan Terang Bangsa Semarang...

28 Tim di Bersaing Ketat

SEMARANG – Liga Soeratin U-17 putaran Jawa Tengah 2017 siap digelar. Sebanyak 28 tim peserta bakal bertarung pada babak penyisihan grup yang akan digelar...

Pertukaran Pelajar

Belasan siswa SMA 3 Salatiga beraudiensi dengan komisi A DPRD Kota Salatiga, Kamis (24/9). Para siswa itu merupakan kontingen pertukaran pelajar yang akan tinggal...