33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Alumni GSNI Jateng Gelar Reuni

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Alumni Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) Jawa Tengah akan menggelar pertemuan di Wisma Perdamaian Semarang, Minggu (17/9) besok. Selain sebagai ajang silaturahim, kegiatan ini juga bertujuan membangkitkan kembali GSNI di sekolah-sekolah.

Selama orde baru, organisasi kesiswaan berbasis nasionalisme dengan semboyan “Bhineka Tunggal Ika” tersebut mengalami kevakuman. GSNI sendiri berdiri tanggal 2 Januari 1959.

Sekretaris panitia, Agus Dhewa mengatakan, temu alumni akan diikuti sekitar 400 peserta terdiri atas alumni GSNI dan kader-kader GSNI yang ada di Jawa Tengah. Bahkan, Mendagri Tjahjo Kumolo, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi dan sejumlah wali kota/bupati juga menyatakan siap hadir pada acara tersebut.

Sedangkan alumni dari daerah di luar Jawa Tengah yang ingin meramaikan acara ini antara lain, Jogjakarta, Surabaya, Bojonegoro, Nganjuk, Bandung, Tuban, Bandung, Balikpapan, Bontang dan Tangerang.

“Temu alumni ini sekaligus untuk menyongsong kegiatan sejenis tingkat nasional di Jogjakarta, tanggal 28 Oktober 2017,” tegasnya.

Dijelaskan, salah satu agenda kegiatan ini, para alumni akan mendeklarasikan berdirinya PA (Persatuan Alumni) GSNI Jawa Tengah.

“Selanjutnya, pengurus maupun anggota persatuan alumni, ditugasi mendirikan GSNI di wilayahnya masing-masing,” paparnya.

Saat ini, sambung Dhewa, di Jawa Tengah, baru ada tiga DPC (Dewan Pimpinan Cabang) GSNI. Yakni, Pemalang, Temanggung dan Boyolali. Diharapkan, satu tahun kedepan 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah sudah memiliki DPC GSNI.

Mantan Ketua DPD GSNI Jawa Tengah, Soetjipto menambahkan, pada era 1960 sampai  1970, GSNI adalah organisasi pelajar yang berperan aktif dalam gerakan kesiswaan, ikut andil mengisi kemerdekaan. Di atas tahun tersebut, ruang geraknya sangat terbatas karena kebijakan pemerintah saat itu.

“Sekarang, saatnya GSNI bangkit kembali. Bersama komponen bangsa lain, organisasi ini harus berperan aktif menjaga Pancasila, NKRI, UUD 45 dan spirit Bhineka Tunggal Ika,” tandasnya.

Sementara, bagi para alumni GSNI yang ingin hadir dalam kegiatan tersebut namun belum mendapat undangan bias menghubungi panitia Agus Dhewa (082243631768) atau Totok Yulianto (081553444797). (tsa/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

Tanggap, Tanggon, Trengginas

MAGELANG–Semakin tingginya intensitas hujan yang berpotensi terjadinya bencana alam, baik banjir maupun bencana alam lainnya, membuat satuan Kepolisian Resort Magelang Kota bersiap.  Seluruh jajaran...

Sebulan Produksi 1 Ton, Berdayakan Para Tetangga

UNTUK meraih kesuksesan, harus terus berusaha, pantang menyerah, dan bekerja keras. Setidaknya itu yang dilakukan Ahid Mustafidin, warga Jalan Kantil Sari  No 14 RT...

Laga Persahabatan, Jaga Keguyuban

SEMARANG - Di tengah kesibukannya, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi masih meluangkan waktu untuk berolahraga. Kali ini, Hendi bersama tim sepak bola Muspida Kota...

Ubah Mindset, Sampah Bisa Jadi ‘Mata Uang’

Reanes Putra Tito M mengembangkan bisnis sampah lewat sistem berbasis digital. Melalui startup yang dibuatnya, siapapun bisa ikut membantu menjaga lingkungan dengan menjual sampahnya...

Lebaran Dongkrak Pertumbuhan Elektronik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Momentun Ramadan dan Idul Fitri turut mendongkrak pertumbuhan penjualan elektronik di Jawa Tengah meningkat sebesar 20-30 persen. Lantaran ditunjang adanya pembayaran tunjangan hari...