33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Sungai Menghitam, Eceng Gondok Dibersihkan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KAJEN – Sekitar 350 personel dari Kodim 0710/Pekalongan bersama petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah( BPBD ), Polri, Satpol PP, ormas dan masyarakat

melakukan pembersihan enceng gondok yang berada di Sungai Bremi, Kamis (14/9). Pembersihan dilakukan karena Sungai Bremi dan Miduri menghitam dan berbau tak sedap. Aksi juga dilakukan guna mencegah terjadinya banjir..

Tanaman eceng gondok yang berada di sungai Miduri, bukan hanya menghambat aliran sungai dan rob dari Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto, untuk dibuang ke laut, namun juga mengakibatkan terjadinya banjir di Desa Jeruksari, karena luapan sungai Miduri.

Kepala Desa Jeruksari Siswanto, mengungkapkan semua permukaan sungai Miduri saat ini sudah tertutup dengan eceng gondok. Sehingga mengahmbat aliran sungai dari hulu ke laut, dan air pun meluap ke Desa Jeruksari dan mengakibatkan banjir.

Menurutnya bau tak sedap dari Sungai Miduri, karena adanya limbah cair dari pabrik tekstil yang dibuang ke sungai. Sehingga air sungai berwarna hitam, dan baunya tak sedap. Air tersebut mengalir ke pemukiman warga Desa Jeruksari ketika hujan dan air laut pasang

“Kami senang dengan adanya aksi bersih sungai ini. Setelah bersih dari tanaman eceng gondok, pabrik tekstil harusnya tidak lagi membuang limbahnya ke sungai,” ungkap Siswanto.

Pasi Ops Dim 0710 Pekalongan, Kapten Inf Nurhajari, mengatakan aksi bersih sungai sebagai upaya Kodim 0710/Pekalongan dalam ikut serta  pemerintah daerah mengantisipasi bahaya banjir yang kemungkinan terjadi. Terlebih sebentar lagi musim hujan turun.

Menurutnya dengan dibersihkannya eceng gondok dari sungai, pada musim penghujan nanti air yang mengalir di Sungai Bremi dan Miduri, dapat mengalir ke laut dan tidak terjadi banjir baik di Kecamatan Tirto atau Kecamatan Pekalongan Barat. “Kami harap kebersihan sungai ini akan tetap terjaga, sehingga air dapat mengalir ke laut dan tidak terjadi banjir,” kata Kapten Inf Nurhajari.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Daerah (BPBD), Bambang Djatmiko, menegaskan bahwa pembersihan sungai akan dilakukan secara berkala dalam setiap bulannya. Agar  sungai dapat kembali bersih dan sebagai usaha agar tidak mengancam terjadinya banjir di sekitar lokasi tersebut saat hujan dan volume air naik. “Kita akan bersihkan sungai secara rutin, dengan melibatkan warga masyarakat dan bekerjasama dengan TNI Polri, “ tegasnya. (thd/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tak Ada Persiapan Tim PPSM

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Belum jelasnya nasib PPSM Sakti Magelang dalam kancah liga sepakbola Indonesia musim 2018 membuat ratusan suporter yang tergabung dalam Squadra Macan...

Bupati Janji Bubarkan Tempat Karaoke

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Bupati Demak HM Natsir berjanji segera membersihkan wilayah Kota Wali dari tempat karaoke. Hal ini disampaikan bupati disela menerima audiensi rombongan...

Jembatan Tanggul Angin Dibangun

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pemerintah pusat melalui Dirjen Bina Marga mulai melaksanakan pembangunan jembatan Tanggul Angin  diatas Sungai Wulan, tepatnya diperbatasan Demak dan Kudus. Jembatan yang...

Ubah Buah Mengkudu Jadi Bolu Kurawa

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG-Mmengkudu atau pace merupakan buah yang memiliki banyak kandungan zat bermanfaat seperti nutrisi, antibakteri, serta antikanker. Manfaat buah mengkudu sangat banyak, di antaranya...

Pola Komunikasi Keluarga Harus Baik

SALATIGA—DPD PKS Kota Salatiga menggelar seminar dengan tema ‘Revitalisasi Cinta untuk Sinergisitas dalam Dakwah’ di Kantor DPD PKS Kota Salatiga, Sabtu (16/12). Sebagai narasumber...

Bencana Puting Beliung Mendominasi

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Angin puting beliung menumbangkan pohon di Desa Ngelo Kulon, Kecamatan Mijen. Pohon yang roboh itu menimpa rumah Suhardi, 55, warga RT...