Dempet-Kebonagung Macet

Jembatan Wonokerto Diperbaiki

875
PERBAIKAN JALAN : Alat berat membongkar aspal di atas Jembatan Wonokerto Karangtengah, kemarin, jalan alternatif pun macet (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
PERBAIKAN JALAN : Alat berat membongkar aspal di atas Jembatan Wonokerto Karangtengah, kemarin, jalan alternatif pun macet (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

DEMAK-Pembongkaran jembatan Pantura Wonokerto Kecamatan Karangtengah Demak berdampak pada meningkatnya arus kendaraan di jalur alternatif. Bahkan, jalan alternatif pun terkena dampak macet. Di antaranya dijalur alternatif Dempet-Kebonagung.

Tokoh masyarakat Dempet, Andika  menuturkan, imbas perbaikan jembatan di Wonokerto menjadikan Dempet sebagai jalur alternatif. “Karena itu, mohon pihak terkait agar membatasi kelas kendaraan yang melintas, mengingat kondisi jembatan di pertigaan Pasar Dempet sudah rusak. Pasar sementara yang sehari hari macet juga perlu diperlancar,” ujarnya.

Selain jalur Dempet-Kebonagung, jalan alternatif Desa Ploso-Guntur juga dilaporkan macet. Banyak kendaraan roda empat dan roda dua yang melalui jalan sempit di pedesaan tersebut. Kemacetan selain membuat pengendara pusing juga ada yang pasrah. “Kemacetan Jalan Demak-Semarang akibat perbaikan jembatan Wonokerto kita nikmati saja. Ini bentuk rahmat Allah SWT,” kata Misbahul Munir, yang merasakan perjalanan berjam jam dari Semarang ke Demak.

Sementara itu, untuk mengurai kemacetan di jalur Pantura Demak, Kabagops Kompol Sutomo kemarin terjun langsung mengatur lalulintas. “Kami pantau terus menerus supaya arus lalulintas tetap lancar,” katanya. Seperti diketahui, kemacetan lalulintas di Pantura Karangtengah Demak mulai terjadi. Untuk Demak-Semarang bisa menghabiskan waktu 5 jam.

Satlantas Polres Demak mengimbau masyarakat pengguna jalan raya Pantura yang menuju kearah Semarang atau sebaliknya agar memilih jalur alternatif. Ini supaya tidak terjebak macet di jalur nasional tersebut. Imbauan ini disampaikan karena Jembatan Wonokerto sudah mulai dibongkar kemarin.

Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan melalui Kasatlantas AKP Christian C Lolowang mengatakan bahwa para pengguna jalan diharapkan lebih bersabar dengan adanya perbaikan jembatan tersebut.

Menurutnya, kemacetan tidak terhindarkan selama pengerjaan jembatan tersebut. Sedianya, jembatan dibangun dengan memakan waktu sekitar 2,5 bulan ke depan. “Mulai Selasa (12/9), sudah dimulai perbaikan jembatan dimaksud sehingga kemacetan arus lalulintas terjadi. Kami sarankan bagi pengendara yang hendak ke Semarang atau ke Surabaya lewat Demak agar melalui jalur alternatif,” katanya.

Kendaraan dari Kudus ke Semarang misalnya, bisa melalui jalur selatan. Yaitu, Dempet, Kebonagung, Karangawen, Mranggen baru masuk Semarang. Kemudian, yang dari Kota Demak bisa melalui pertigaan Buyaran Karangtengah menuju Guntur, Karangawen, Mranggen atau melalui Buyaran, Pamongan, Bulusari, dan Genuk.

Sedangkan, dari arah Semarang menuju Kudus/Surabaya dapat melalui Mranggen, Karangawen, Kebonagung, Dempet, dan Demak. Atau lewat Mranggen ke timur sampai Grobogan. Kemudian, lewat Genuk, Bulusari, Pamongan, Buyaran dan Kota Demak. “Demikian imbauan ini kita sampaikan agar pengguna jalan tidak terjebak macet di Pantura Demak,” katanya. (hib/ida)