MERIAH: Penampilan salah satu peserta dalam KArnaval Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) UKSW Salatiga, Sabtu (9/9) (IST).
MERIAH: Penampilan salah satu peserta dalam KArnaval Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) UKSW Salatiga, Sabtu (9/9) (IST).

SALATIGA – Karnaval Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) yang diadakan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiaga, Sabtu (9/9) siang, mendapat apresiasi positif masyarakat. Jalan-jalan protokol yang dilalui barisan karnaval terlihat padat oleh warga, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa.

CS marching blek, mahasiswa baru costume carnival, flagger, barisan bhineka tunggal ika, dan sapu jagad maba menjadi pengisi Karnaval OMB dari mahasiswa UKSW. Tak hanya itu, karnaval tahun ini juga menggandeng komunitas drumblek yang ada di Salatiga, yaitu Drumblek Gempar, Drumblek Teksas Squad 234, Drumblek Gadalisa, Drumblek Red 74,  Drumblek NGK dan juga Sendratari Ramayana “Wijisari”.

Berbalutkan kostum hitam-hitam, CS marching blek mengalunkan lagu-lagu yang mengiringi barisan kostum hasil karya mahasiswa baru dan juga barisan bendera. Lagu “Tanah Airku” dan “Rumah Kita” ikut dimainkan CS marching blek selain “Mars Satya Wacana” dan “Mars CS Marching Blek”.

Di barisan kostum, MB Costume Carnival menampilkan parade aves paradisus atau birds of paradise. Burung-burung langka di Indonesia ditampilkan dalam barisan MB Costume Carnival, antara lain jalak bali, merak hijau, cendrawasih biru, sikatan aceh, bangau tongtong dan lainnya.

Kostum hasil kreasi mahasiswa baru ini menyita perhatian warga. Banyak warga yang mengambil foto atau bahkan mengajak foto bersama di sepanjang jalan. Barisan bendera warna warni juga ikut memeriahkan karnaval tahun ini. Beragam gerakan yang diselaraskan dengan alunan music menjadikan paduan warna bendera ini menarik penonton. Tak ketinggalan Barisan Bhinneka Tunggal Ika juga mengisi karnaval sebagai penegas UKSW sebagai Kampus Indonesia Mini.

Selain pengisi karnaval, tahun ini panitia OMB juga menyiapkan mahasiswa baru sebagai barisan sapu jagad. Ada sekitar 250 mahasiswa baru yang diturunkan di barisan ini. Berbekal kantong plastik besar untuk tempat sampah, sarung tangan, sapu dan juga pengki, barisan ini bertugas membersihkan sampah yang biasanya menggunung seusai karnaval.

“Selain untuk menghibur masyarakat Salatiga, kami juga berkomitmen ciptakan karnaval yang bertanggungjawab, termasuk peduli lingkungan Salatiga terutama kebersihan pasca karnaval. Karena itulah kami bentuk barisan sapu jagad yang juga dibantu komunitas sosial peduli Salatiga dan dukungan dinas kota,” tutur Ketua Panitia OMB Yusepaldo Pasharibu ST MM.

Sedikitnya 1.500 mahasiswa baru ikut terlibat dalam Karnaval OMB tahun ini, yang terbagi dalam CS MarchingBlek, MB Costume Carnival dan Sapu Jagad. “Total lebih dari 2.000 mahasiswa UKSW yang terlibat di karnaval ini dan juga masyarakat Salatiga yang tergabung dalam komunitas drumblek dan sendratari,” imbuh Yusepaldo.

Pembantu Rektor III UKSW Arief Sadjiarto S MPd membuka secara resmi karnaval tahun ini. Sebelumnya, Wakapolres Salatiga Kompol Dyah Wuryaning Hapsari menyerahkan dua tongkat kepada mayoret. “Karnaval ini rutin diadakan UKSW sebagai bentuk kulonuwun mahasiswa baru UKSW kepada masyarakat Salatiga karena mahasiswa kami berasal dari beragam daerah. Terimakasih juga untuk dukungan masyarakat Salatiga, semoga karnaval ini bisa menghibur warga Salatiga,” kata Arief dalam sambutannya. (sas/sct/ton)