33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Komisi D DPRD Kota Kunjungi Panti Asuhan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang kembali mengadakan kunjungan lapangan. Kali ini komisi yang membidangi masalah kesejahteraan rakyat ini mengunjungi tiga panti asuhan yang selama ini menjadi binaan Dinas Sosial Kota Semarang.

Dalam kunjungan yang dipimpin Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang Laser Narindro ini diikuti segenap anggota komisi, diantaranya Dyah Ratna Harimurti dan Sugi Hartono. Panti asuhan yang dikunjungi adalah PA Bhakti Asuhan di Jalan Ismangil Bongsari Semarang Barat, PA Among Jiwo di Jalan Beringin Raya Ngalian.

Terakhir adalah PA Al Hikmah Jalan Beringin Raya Ngalian. Dalam kunjungan ini pimpinan dan segenap anggota Komisi D berinteraksi langsung dengan penghuni panti. Seperti di PA Bhakti Asih yang menampung penyandang cacat ganda. Bahkan Ketua Komisi D Laser Narindro bersama anggota sempat menggendong anak-anak yang kurang beruntung ini.

Usai mengunjungi tiga panti tersebut, Laser Narindro meminta Dinas Sosial segera melakukan pendataan seluruh anak panti asuhan di Kota Semarang. Hal tersebut dilakukan agar anak panti asuhan bisa mendapatkan bantuan berupa pendidikan, kesehatan, dan bantuan lainnya dari Pemerintah Kota Semarang.

Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, dari data tersebut nantinya bisa diverifikasi oleh Dinas Sosial, kemudian dari data itu, diharapkan setiap anak panti asuhan bisa mendapatkan kartu difabel atau sejenisnya untuk bisa mendapatkan bantuan dari Pemkot. Langkah ini dilakukan agar mereka juga mendapatkan fasilitas kesehatan dan pendidikan yang layak.

“ Harapan kami dari kartu tersebut nantinya dapat dipakai untuk pembiayaan pendidikan kesehatan, lalu juga bisa untuk mendapatkan fasilitas-fasilitas bantuan lainnya dari Pemerintah Kota Semarang, sehingga mereka bisa sekolah sesuai dengan keinginannya dan bisa meraih cita-cita,” ujar Laser Narindro.

Laser Narindro menyebutkan, bahwa ada beberapa kriteria panti asuhan. Yakni panti asuhan normal, panti asuhan, cacat ganda, dan panti asuhan anak gelandangan. Pihaknya berharap adanya komunikasi dua arah dari pihak panti asuhan dalam pendataan dan penginformasian data anak asuh setiap panti asuhan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Semarang Tommy Yarmawan Said menerangkan, berdasarkan data yang ada di Kota Semarang terdapat ratusan panti asuhan. Namun hanya puluhan panti asuhan saja yang masih aktif hingga saat ini. “Tercatat ada 120-an panti asuhan, namun  yang aktif sekitar 60-an Panti. Untuk anak asuhnya, lebih dari 500-an,” imbuhnya.

Dinas Sosial, lanjut Tommy Yarmawan  Said, banyak melakukan kegiatan berupa sosialisasi dan kepelatihan. “Dinas Sosial ini kan baru ya, banyak kegiatan yang kita lakukan seperti sosialisasi dan pelatihan untuk lansia, anak jalanan, dan panti asuhan. Jadi harapan kami mereka bisa terlatih kemudian meningkatkan kemampuan mereka,” ujarnya. (HMS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kerahkan Potensi, Menangkan Sudirman-Ida

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Parpol pengusung Sudirman-Ida Fauziyah terus melakukan gerilya agar bisa menang dalam Pilgub Jateng. Partai Gerindra, PKS, PAN dan PKB akan all...

Rob, Terminal Terboyo Lumpuh

SEMARANG - Jelang arus mudik Lebaran, Terminal Terboyo lumpuh total oleh genangan air pasang laut atau rob, Jumat (2/6) kemarin. Hampir seluruh area Terminal...

Mahasiswa UM Magelang Sulap Lele Menjadi Selai

MAGELANG - Lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sangat mudah dijumpai di seluruh Indonesia, salah satunya di Magelang. Mayoritas penggemar lele...

Kado Akhir Jabatan, TPP Naik 300 Persen

BATANG-Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Batang, mendapat kado istimewa, di apel terakhir masa kepemimpinan Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo dan Wakil Bupati...

Pramuka Eksis, Narkoba dan Separatis Habis

SALATIGA – Pramuka diharapkan bisa membendung berbagai perilaku negatif anak muda. Menurut Ketua Kwarcab Salatiga Muh Haris, jika kegiatan pramuka eksis, maka narkoba, hedonisme...