26 C
Semarang
Selasa, 8 Juni 2021

Haornas, Menpora Terima MURI

MAGELANG— Kegiatan Gowes Pesona Nusantara 2017 yang dipusatkan di Kota Magelang dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tingkat nasional, diapresiasi oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Sabtu (9/9) lalu. Manajemen MURI memberikan penghargaan kepada Menpora, Imam Nahrawi, usai pelaksanaan kegiatan di Stadion Moch Soebroto, Magelang.

Perhelatan puncak peringatan Haornas, selain dihadiri Menpora Imam, juga dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo; Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina, sejumlah gubernur maupun bupati/wali kota dari berbagai daerah di Indonesia.

Manajer MURI, Sri Widayati, mengatakan, hingga saat ini, sudah 8.000 lebih berbagai prestasi, mengukir rekor-rekor dunia yang dapat menjadi inspirasi. Sri menyampaikan, rekor Muri bertujuan menggugah semangat juang putra-putri bangsa Indonesia untuk mempersembahkan karsa dan karya terbaik di bidangnya masing-masing.

Gowes Touring Pesona Nusantara 2017 mencatatkan rekor MURI untuk kategori bersepeda secara berkelompok menempuh jarak 5.124 Km, dimulai 13 Mei 2017 pada nol kilometer di Sabang hingga 9 September 2017 di Kota Magelang. “Kegiatan ini tercatat, dengan nomor rekor 8.092, dengan rekor Team Gowes Touring Pesona Nusantara 2017,” kata Sri Widayati.

Sebelumnya, Kemenpora mencatatkan sekitar 7 rekor di MURI. Di antaranya, menyelam tradisional bawah laut tanpa alat Bantu, dengan peserta terbanyak 525 di Parigi, Sulawesi Tengah. Momen itu terjadi pada 9 Agustus 2014. Selain itu, lomba senam lansia terbanyak 3.000 lansia di Surabaya pada 8 September 2016.

Campurkan Tanah dan Air Nusantara

Malam sebelumnya, Menpora Imam Nahrawi mencampurkan tanah dan air dari 125 kabupaten/kota seluruh Indonesia di Kota Magelang. Tanah dan air tersebut merupakan bahan utama pembuatan Monumen Tanah Air Persatuan (MTAP). Rencananya, monument akan dibangun di puncak Gunung Tidar.

Prosesi pencampuran tanah dan air digelar dalam rangkaian acara Malam Tirakatan memperingati Haornas XXXIV tahun 2017 di Alun-Alun Kota Magelang. Prosesi pencampuran diawali dengan pemukulan kentongan. Setelah itu, dimulai pencampuran dari alat yang berupa bambu dan kendi.

Imam Nahrawi mengatakan, rangkaian kegiatan Haornas sangat panjang. Salah satunya yang sangat penting, adalah Gowes Pesona Nusantara (GPN). GPN melibatkan ribuan pegowes dari ratusan daerah turut serta dan bersama-sama finish di Kota Magelang. (put/cr3/isk)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here