Beranda Berita Semarang Serahkan Gaji untuk Bantu Rohingya

Serahkan Gaji untuk Bantu Rohingya

Others

SEMARANG – Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) Jawa Tengah mengumpulkan gaji bulan Agustus untuk membantu konflik Rohingya di Myanmar.

Ketua F-PKS DPRD Jateng Muhammad Rodhi, mengatakan bahwa dana yang terkumpul nantinya akan dikirim secepatnya melalui saluran resmi di Crysis Center Rohingya Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS.

“Sebagian gaji 10 anggota F-PKS kita sisihkan, untuk kemudian disalurkan melalui crysis center DPP PKS, selanjutnya melalui saluran resmi UNHCR disalurkan ke Myanmar, dan semua anggota wajib mengumpulkan gajinya untuk membantu saudara-saudara kita di Rohingya,”katanya.

Ia menambahkan, bahwa konflik Rohingya harus menjadi tanggung jawab Pemerintah Myanmar. Ia meminta ada tindakan nyata penyelesaian krisis kemanusiaan dengan segera. Sebab, sanksi dunia melalui PBB akan menghantui Myanmar. Konflik tersebut dinilai tidak ada urusannya dengan masalah agama, tetapi kekerasan kemanusiaan.

“Apa pun latar belakangnya, apa pun atau siapa pun yang melakukannya, kalau sudah soal kemanusiaan, kita harus atasi dengan seluruh kemampuan kita,” ujarnya.

Setidaknya, 2.600 rumah dibakar habis di wilayah Rakhine, Myanmar, yang banyak ditinggali etnis minoritas muslim Rohingya. Militer Myanmar menyalahkan militan lokal Rohingya atas pembakaran itu, namun organisasi HAM internasional menuding militer Myanmar yang bertanggung jawab.

Sejauh ini, badan pengungsi PBB UNHCR melaporkan, sekitar 58.600 warga Rohingya melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh, demi menghindari konflik yang kembali pecah di wilayah Rakhine, sejak pekan lalu. Namun dilaporkan tidak semuanya berhasil masuk ke wilayah Bangladesh.

Sementara itu, aksi solidaritas atas konflik kemanusiaan di Rohingya terus berlangsung di berbagai daerah di Indonesia. Kali ini ratusan massa dari Aliansi Masyarakat Semarang Peduli Rohingya menggelar aksi di Jalan Pahlawan Semarang. Sedikitnya 34 ormas mengikuti aksi tersebut.

Koordinator aksi Muhammad Hafiz Darus mengatakan aksi ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas,  karena pembantaian, pengusiran tersebut telah melanggar hak asasi manusia.

“Ini bukan isu agama, tapi konflik kemanusiaan yang sudah melanggar hak asasi manusia untuk hidup dan berkumpul,” katanya.

Selain aksi turun ke jalan, mereka juga akan melakukan pengumpulan dana untuk dikirim langsung ke Rohingya. Melalui aksi ini, diharapkan pemerintah akan melakukan aksi nyata memberikan bantuan ke Rohingya.  (fth/hid/zal)

Stay Connected

12,288FansSuka
35PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest News

Semut Raksasa

Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here