33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

BPBD Demak Sediakan 200 Tangki Air

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

DEMAK – Musim kemarau panjang yang berlangsung hingga saat ini menjadi perhatian serius Pemkab Demak. Kemarin (8/9), Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menggelar rapat koordinasi lintas instansi khusus membahas ancaman bencana kekeringan tersebut.

Kepala pelaksana BPBD, Agus Nugroho LP  mengatakan,  bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan informasi kepada peserta mengenai prakiraan cuaca di Demak dan untuk mengantisipasi kekurangan air bersih di wilayah Demak.

“Saat ini BPBD menyediakan 200 tangki air bersih dimana untuk setiap tangki memuat sebanyak 5 ribu liter air. Jumlah tersebut dirasa kurang karena di Demak terdapat 270.021 jiwa atau 68.932 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana kekeringan ini,” kata Agus.

Rakor diikuti 75 peserta dari unsur organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Camat, perwakilan dunia usaha, Kodim, Polres, PMI dan relawan. Turut hadir Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh PMG Madya Tris Adi Sukoco, S Hut.

Bupati Demak HM Natsir yang membuka rakor ini menyampaikan, upaya antisipatif sangat dibutuhkan untuk menghadapi bencana kekeringan yang terjadi saat ini. Diantaranya dengan menyiagakan armada tangki untuk dropping air bersih, membangun sumur artetis dengan program pamsimas dan memperkuat jaringan PDAM.

“Upaya tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih saat musim kemarau seperti saat ini. Masyarakat juga harus diedukasi terkait hal-hal yang harus dilakukan saat menghadapi musim kemarau panjang,” kata dia.

Natsir juga meminta kepada seluruh stakeholder untuk bersama-sama menemukan langkah strategis guna merespon dan mengatasi masalah kekeringan atau kekurangan air bersih di  Demak. “Saya berharap melalui rakor ini, semua elemen terkait kebencanaan yang ada di Kabupaten Demak, serta pihak-pihak lain yang terkait didalamnya, dapat merapatkan barisan, menjalin koordinasi yang sinergis guna memantapkan kesiagaan dalam menghadapi dan menanggulangi bencana. Bencana memang tidak bisa kita hindari. Namun setidaknya kita dapat mengantisipasi dan memberikan reaksi cepat melalui prediksi cuaca kepada masyarakat untuk meminimalisir jatuhnya korban,” ujarnya. (hib/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dongkrak Okupansi, Kenalkan Wisata Cirebon

SEMARANG – Manajemen dua hotel asal Kota Cirebon, yakni Hotel Santika Cirebon dan Amaris Cirebon, mengusung misi mengenalkan potensi wisata Kota Udang. Cara tersebut...

Penanganan Banjir dari Hulu ke Hilir

RADARSEMARANG.COM, TEGAL - Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said berharap penanganan bencana banjir bisa diselesaikan dengan baik, yakni dengan penanganan dari hulu ke hilir. Hal...

Warga Gelar Pawai dan Resmikan Jembatan

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Semarak menyambut Peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI disambut meriah semua lapisan masyarakat dengan berbagai. Warga RW 03 Desa Gringsing Kecamatan Gringsing...

Pasar Semawis

Oleh: Djawahir Muhammad TAHUN baru Imlek 2568 yang jatuh pada Sabtu 28 Januari lalu ditandai keramaian oleh masyarakat Tionghoa Semarang di Pasar Semawis. Pasar tiban...

Generasi Sharing Mudahkan Hoax Menyebar

MAGELANG – Saat ini telah muncul generasi sharing, generasi yang sangat senang membagikan konten berita baik maupun berita tidak baik. Kemudahan sharing merupakan keuntungan...

Kabupaten Pekalongan Pecahkan Rekor MURI

KAJEN–Sebanyak 17.151 perempuan berkebaya yang datang dari seluruh pelosok Kabupaten Pekalongan, berkumpul di Alun-Alun Kota Kajen, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (22/4) kemarin. Mereka melakukan apel...