32 C
Semarang
Jumat, 18 Juni 2021

Terjaring Razia, Bikin Surat Pernyataan

WONOSOBO – Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Wonosobo terus berusaha menekan kenakalan remaja. Salah satu upaya dengan menggelar razia rutin di sejumlah tempat publik.

Tim gabungan berjumlah 16 orang ini yang terdiri dari Kesbangpol, Polres, Kodim, Satpol PP, Disdikpora, Kemenag, serta Dinas Pariwisata mulai bergerak pada Jumat (8/9) pukul 09.30 WIB. Mereka menyusuri area permainan di pertokoan bawah Rita Swalayan, pusat perbelanjaan Rita Swalayan, beberapa warnet, Taman Fatmawati, dan seputar kota Wonosobo.

Di Taman Kartini, petugas menjaring 3 remaja tidak sekolah yang melakukan penyalahgunaan taman dengan kegiatan yang tidak produktif. Mereka selanjutnya didata dan dipanggil ke Polres Wonosobo. Selain itu petugas juga mendapati beberapa warnet yang izinnya sudah habis.

“Para remaja yang terjaring ini kami panggil datang ke Polres untuk membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi melakukan hal serupa,” kata Kanit Turjawali Polres Wonosobo Iptu Sigit Subiyanto.

Kepada para pengelola warnet, petugas mengimbau untuk segera mengurus perizinan. Mereka juga diminta menempelkan pesan larangan masuk warnet bagi pelajar berseragam saat jam sekolah.

Kasi Ideologi Kesbangpolinmas Wonosobo Eko Riyanto mengatakan, operasi tersebut bertujuan untuk menekan angka kenakalan remaja. Serta untuk memberikan shock therapy kepada para pelajar agar tidak membolos sekolah lagi.

“Jangan sampai pemerintah terlena dengan kondisi aman dan damai yang sudah melekat di Kabupaten Wonosobo ini,” katanya.

Kegiatan penertiban seperti ini harus terus dilaksanakan untuk lebih menekan angka kenakalan remaja atau pelajar. Harapannya supaya benar-benar tercipta kondisi yang aman dan damai, dengan tidak mengesampingkan peran serta masyarakat dan sinergisitas dengan program Pemkab Wonosobo. “Penanggulangan kenakalan pelajar dan remaja sangat penting, sehingga tercipta Kota Wonosobo yang benar-benar ASRI,” katanya. (ali/ton)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here