33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Eks Ketua Jateng Mandiri Gugat Mabes Polri

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG-Akibat dijadikan tersangka dan ditahan di Mabes Polri sejak Juli 2017 lalu, eks Ketua Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Jateng Mandiri Halim Susanto ajukan gugatan mencapai Rp 100,625 miliar, dengan melawan Bareskrim Mabes Polri, Dit Reskrimsus Polda Jateng dan Reserse Polrestabes Semarang, karena dianggap melakukan perbuatan melawan hukum yang telah melanggar hak privatnya. Selain intitusi kepolisian, ada 25 warga yang juga turut tergugat.

Gugatan itu terungkap dalam website Pengadilan Negeri (PN) Semarang yakni, http://sipp.pn-semarangkota.go.id/index. php/detil_perkara. Kuasa hukum yang menangani dari Law Office Aji and Associates, dengan lima tim pengacara diantaranya, Dedy Fathurrahman, Sujiarno Broto Aji, Bambang Muntaha, Samriadin, Joko Suwarno dan Jucka Rajendra.

“Gugatan diajukan Selasa 5 September 2017 dalam klasifikasi Perkara Perbuatan Melawan Hukum dan terdaftar nomor perkara 378/Pdt.G/2017/PN Smg,” kata Panitera Muda Perdata PN Semarang, Meilyna Dwiyanti saat dikonfirmasi.

Dari informasi detail perkara dalam website tersebut, disebutkan kerugian yang diderita Halim Susanto secara materiil mencapai Rp 1,625 miliar. Sedangkan kerugian immateriil yang dialami Halim mencapai Rp 100 miliar, karena telah menjatuhkan kredibilitas dan harga dirinya, beserta keluarganya, serta pandangan negatif dari masyarakat luas khususnya kalangan bisnis akibat dari adanya pemberitaan dan upaya paksa berupa penyegelan, penggeledahan, dan penyitaan para tergugat. Gugatan tersebut secara keseluruhan mencapai Rp 100,625 miliar.

Sementara itu, kuasa hukum Halim Susanto, Sujiarno Broto Aji mengatakan, dalam kasus itu saat proses perdamaian (homologasi) dalam penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) di KSP Jateng Mandiri, ternyata penggugat dilaporkan pidana di 3 kantor kepoisian yakni Mabes Polri, Polda Jateng dan Polrestabes Semarang.

“Padahal proses homologasi sedang berjalan, seharusnya penyidik kepolisian tunduk pada putusan pengadilan, tapi institusi Polri telah menjalankan kewengananya kurang tepat. Apalagi klien kami, hak dan kedudukan di KSP Jateng Mandiri diangkat sudah berdasarkan Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) anggota koperasi,” kata Sujiarno, Kamis (7/9).

Dedy Fathurrahman menambahkan KSP Jateng mandiri sebenarnya telah 5 kali diajukan PKPU oleh para kreditur, bahkan kelimanya juga ditolak di pengadilan. Namun keenamnya diterima, sehingga mengakibatkan, aset-aset koperasi tersebut dikelola kurator.

“Yang jelas ini kasus perdata murni, tidak ada kasus pidananya. Terkait pasal yang disangkakan penyidik kami tidak mau berasumsi terlebih dahulu, biar proses sidangnya berjalan lebih dulu,”imbuhnya. (jks/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pembagian Kartu Tani Kurang Merata

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pemakaian kartu tani efektif diberlakukan per 1 Januari 2018 ini. Karena itu, petani wajib menggunakan kartu tani jika ingin memperoleh pupuk...

Bekali Petani Kesiapan Hadapi Cuaca Ekstrim

DEMAK - Cuaca ekstrim yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir cukup membahayakan bagi dunia pertanian. Sebab, banyak petani yang tidak mengetahui musim tanam yang...

Wali Kota Turun Panggung Ikut Senam

MAGELANG - Kirab budaya Kota Magelang yang diikuti 38 peserta berlangsung meriah, kemarin. Kendati hujan mengguyur seputar alun-alun saat peserta ke-19 tampil, acara tetap...

Siap Libas Medan Offroad

Konsep dan ide gila modifikasi mobil di Kota Semarang ternyata banyak ditemui. Salah satunya modifikasi gaya adventure yang biasa diterapkan di mobil jenis jip....

Lebih Aman, Modern, Dan Representatif

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah, hari ini (Jumat, 23/3/2018), menorehkan sejarah baru. Sebuah bangunan kokoh berlantai tujuh  yang sangat representatif, resmi menjadi markas komando...

Perlu Sinergi Penanganan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–DPRD Jateng meminta Pemprov Jateng dan Pemerintah Kabupaten/Kota bersinergi dalam penanganan bencana. Sebab, sejatinya penanggulangan bencana daerah menjadi tanggung jawab bersama, termasuk keterlibatan...