32 C
Semarang
Kamis, 24 Juni 2021

Setahun, Tiga Kali Seleksi TKI ke Korea

SEMARANG- Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) mengharapkan agar seleksi penempatan TKI ke Korea yang semula dilakukan setahun sekali ditingkatkan menjadi tiga kali dalam setahun.  Dengan begitu akan terjadi pengurangan tenaga kerja di Indonesia.

“Selain itu juga dapat mengurangi penumpukan yang ada di BP3TKI,” ungkap Deputi Bidang Penempatan BNP2TKI, Agusdin Subiantoro saat meresmikan ruang computer based test dan pelaksanaan tes di BP3TKI Jateng di Pudakpayung, Banyumanik, Semarang.

Agusdin mengatakan, penempatan TKI itu berlangsung sejak 2004 sampai sekarang dan jumlahnya mengalami peningkatan. Hingga 30 Agustus lalu, berjumlah 2.408 orang. Dan pada 2017, BNP2TKI mendapatkan kuota untuk penempatan manufacture sebanyak 5.200 orang.

“Sampai 30 Agustus 2017 telah terkirim TKI sebanyak 7.335 orang dari hasil paper based test sebanyak 7.752 orang. Dari jumlah tersebut, telah siap untuk ditawarkan kepada perusahaan, dan diperkirakan pada September dan Oktober akan mengalami peningkatan,” katanya

Dia mengatakan, pada 2017 telah dilaksanakan dua kali tes Eps Topik dan skill test serta competency test dengan peserta tes CBT Fishing sebanyak 2.433 orang, dari total pendaftar 2.794 orang.

Agustin menambahkan, Computer Based Test merupakan tes khusus yang dilakukan kepada calon tenaga kerja Indonesia di bidang perikanan, dan ini merupakan tahap pertama dan bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada calon tenaga kerja Indonesia. “Calon TKI dari Semarang ini menempati angka terbanyak ke Korea,  dan tahun lalu lebih dari 14 ribu yang berasal dari keseluruhan TKI,” bebernya.

Sedangkan sektor yang dibutuhkan oleh Korea, katanya, adalah sektor pengairan dan manufacture. Pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan lima bidang, di antaranya perikanan, manufacture, jasa, pertanian dan konstruksi.

Dalam peresmian itu hadir Atase Ketenagakerjaan Kedutaan Besar Korea di Jakarta Mrs Kim Young Me, Dirjen EPS Centre di Jakarta Mr Jang B Yunghyung, Ketua Asosiasi Indonesia-Korea di Semarang Mr Kim Sowoong serta pejabat lainnya. (hid/aro)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here