26 C
Semarang
Selasa, 8 Juni 2021

Mahasiswa KKN Bisa Ikut Gali Potensi Desa

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pemerintah desa di Jawa Tengah bisa mengoptimalkan dana desa yang diterimanya untuk kemajuan desa. Salah satunya bisa memanfaatkan kader pemberdayaan masyarakat desa yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Jateng.

“Dana desa yang sudah diterima dan dikelola jika masih menggunakan tata kelola lama maka kemajuan desa akan stagnan. Pemerintah provinsi sendiri telah mendorong pembentukam kader pemberdayaan masyarakat desa di mana setiap satu desa ada dua kader tersebut,” papar Ganjar saat mengisi acara Seminar Nasional Ekonomi Pembangunan dengan tema “Optimalisasi Pengelolaan Potensi Sumber Daya Ekonomi Menuju Kemandirian Desa” di Auditorium Universitas Tidar (Untidar) Magelang, Rabu (6/9).

Ganjar menyebutkan, Pemprov telah mengucurkan alokasi dana desa tahun 2017 sebesar Rp 6,3 triliun. Jumlah tersebut dialokasikan untuk bidang pemerintahan sebesar 3,28 persen, bidang pembangunan (89,72 persen), bidang pembinaan (0,07 persen) dan bidang pemberdayaan (6,93 persen).

“Kader pemberdayaan masyarakat desa juga bisa memanfaatkan peran mahasiswa melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik. Peranan mahasiswa dalam KKN tematik diharapkan mampu menggali potensi desa, mendampingi pengembangan serta pengelolaan potensi desa tersebut menjadi sumber ekonomidesa menuju Desa Berdikari,” jelas Ganjar. (cr3/ton)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here