33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Satpol PP Segel Tower BTS Tak Berijin

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

UNGARAN – Puluhan Base Transceiver Station (BTS) atau menara telekomunikasi di Kabupaten Semarang belum berijin. Hal itu terungkap saat Satpol PP Kabupaten Semarang melakukan penyegelan terhadap menara BTS yang berada di Jalan Jayanegara, Langensari, Kecamatan Ungaran Barat, Selasa (5/9).“Sedikitnya ada 50 menara BTS yang diduga belum berijin, salahs atunya yang kami segel ini,” ujar Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang Tajudin Noor.

Dikatakan Tajudin, pihaknya akan secara bertahap melakukan penyegelan setelah surat teguran dilayangkan tiga kali tak diindahkan. Menara BTS yang di segel kemarin berdiri diatas tanah 47 meter persegi. Pihak Satpol PP menutupi lokasi tersebut menggunakan Pol PP Line. Penyegelan dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang Tajudin Noor.

Selain itu, petugas juga juga menempelkan stiker disegel dan memasang gembok pada pintu masuk bengunan menara telekomunikasi tersebut. Dijelaskan Tajudin, rata-rata pengusaha tower telekomunikasi yang ada di Kabupaten Semarang tidak memiliki izin HO.“Kesalahan mereka rata-rata izin HO (gangguan) habis tidak diperpanjang dan sudah kita ingatkan beberapa kali,” katanya.

Ketika diingatkan terkait izin tersebut pengusaha tower telekomunikasi kerap berdalih jika proses perpanjangan izin dipersulit. Menurut Tajudin, hal itu hanya akal-akalan dari pemilik menara telekomunikasi itu sendiri. “Mereka beralasan warga sulit dan sebagainya, menurut kami itu bukan alasan,” katanya.

Khusus untuk menara telekomunikasi di Langensari yang disegel tersebut melanggar dua perda sekaligus. Yaitu Perda Nomor 10 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat dan Perda Nomor 9 Tahun 2014 tentang Izin Gangguan.

Tajudin menambahkan, selain beralasan kesulitan mendapatkan persetujuan dari warga, para operator seluler juga berlindung dibalik terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negri No 19 Tahun 2017 Tentang Pencabutan Aturan Izin Gangguan/HO.

Permendagri tersebut katanya tidak serta merta dapat mencabut aturan izin gangguan yang sudah diatur dalam Perda. “Kami dalami edaran Mendagri itu tidak bisa mencabut Perda. Legalitas kita masih seperti itu bunyinya dan jika syaratnya tidak terpenuhi maka beberapa tower kita tutup,” katanya.

Disinyalir sekitar 50 menara BTS di Kabupaten Semarang bermasalah izinnya, bahkan ada pula yang tak berizin sama sekali. Sejak akhir agustus lalu, pihaknya mulai mengintensifkan razia dan penutupan terhadap menara-menara BTS yang ilegal.

Ke-50 menara BTS ini tersebar di sembilan kecamatan, yakni Ungaran Timur, Ungaran Barat, Bawen, Jambu, Sumowono, Tuntang, Pabelan, Getasan dan Kaliwungu. Peringatan untuk BTS di Langensari supaya segera melakukan pengurusan izin juga sudah dilayangkan oleh warga setempat. Seperti yang diungkapkan oleh warga Langensari, Dalimin, 71. “Sepengetahuan saya, sejak 2006 BTS ini belum pernah memperpanjang izin HO nya,” katanya.

Kesehariannya, Dalimin ditugasi memegang kunci oleh tower oleh pemilik BTS. Diakuinya, warga sekitar berdirinya BTS tersebut juga menolak perpanjangan operasional BTS.  Bahkan sebuah petisi penolakan sudah lengkap dengan tanda tangan warga terpasang di bangunan BTS. “Warga sekitar khawatir keberadaan BTS ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan mereka, sehingga semua menolak operasional BTS ini,” ujarnya.  (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Aktif Berolahraga

Jurnalist Badminton Club (JBC) kembali menggelar kejuaraan bulu tangkis yang diikuti para wartawan di Semarang, kemarin. Dalam kejuaraan bertitel “Franky Madridista Cup I” yang...

Teknik Rantai Kata Tingkatkan Bicara Jawa Krama

RADARSEMARANG.COM - DALAM berinteraksi dengan orang lain, bahasa sehari-hari yang sering digunakan oleh siswa adalah bahasa ngoko. Lantaran mereka memandang bahasa Krama mempunyai susunan...

Orang Kaya, Mampu Kendalikan Hawa Nafsu

RADARSEMARANG.COM - Di sela-sela kesibukan kampus, Kang Dur tidak melupakan tugas sebagai makhluk sosial dan tugas bermasyarakat. Buktinya ia aktif di berbagai organisasi sosial...

Agar Tak Lagi BAB di Kebun

MUNGKID—Pemkab Magelang terus melakukan langkah perbaikan kualitas hidup masyarkatnya. Salah satunya, program stop BAB (Buang Air Besar) Sembarangan. Kemarin, peluncuran desa sehat dengan program...

Tak Ada Istilah Slow Respon Untuk Tanggapi Aduan

SEMARANG- Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang harus memberi ruang kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam mengawasi pelaksanaan program pembangunan...

Pemerintah Diminta Ikut Campur Tangan

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Ratusan peternak dan pedagang ayam se-Kabupaten Magelang berunjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kabupaten Magelang, Jumat (27/7). Mereka menuntut adanya campur...